Sunday, May 5, 2019

Jakarta, CNBC Indonesia - CEO Tesla Elon Musk menyebut pabrik Gigafactory sebagai "mesin yang membangun mesin."

Didominasi Robot, Begini Rupa Pabrik Gigafactory Tesla

Pabrik senilai US$ 4,5 miliar (Rp 64 triliun) yang terletak di luar Reno, Nevada, Amerika Serikat (AS) adalah tempat Tesla dan Panasonic, mitra utamanya, memproduksi paket baterai untuk sedan Tesla Model 3. Selain itu, pabrik tersebut juga membuat produk penyimpanan energi lainnya.

CNBC International berkesempatan masuk ke dalam Gigafactory untuk melihat proses produksi, dan memahami bagaimana pabrik yang sepenuhnya dibangun perusahaan akan menjadi model bagi selusin pabrik raksasa Tesla lainnya di seluruh dunia.


"Untuk mengubah dunia menjadi pengguna energi berkelanjutan, kami benar-benar perlu membangun pabrik sebesar ini, membangun ini dengan berani, dan benar-benar membangun sel baterai sebanyak yang kami bisa untuk benar-benar mempercepat transisi ini," kata Chris Lister, wakil presiden Tesla bagian operasional, dilansir dari CNBC, Jumat (03/05/2019).

Baru sekitar 30% dari keseluruhan pabrik ini yang baru dibangun. Setelah proses konstruksi selesai, Gigafactory ini bisa menjadi bangunan terbesar di dunia.

Tesla mengatakan pesanan untuk Model 3 di AS telah melampaui output yang tersedia di kuartal pertama.

Gigafactory, yang buka sepanjang waktu, saat ini memiliki 7.000 karyawan. Meski begitu, Lister mengatakan 90% dari kegiatan di pabrik itu dilakukan oleh mesin secara otomatis.

Didominasi Robot, Begini Rupa Pabrik Gigafactory Tesla

Di saat yang sama, Gigafactory Tesla lainnya senilai US$2 miliar dolar di Shanghai, atau Gigafactory 3, yang baru mulai dibangun tahun ini, diharapkan akan dapat mulai memproduksi Tesla Model 3 sebelum akhir tahun.

Lister mengatakan Tesla membawa apa yang sudah dipelajarinya dari pabriknya di Nevada ke pabrik di China dan berharap konsep Gigafactory yang sama dapat menjadi model operasional bagi semua fasilitas produksinya di masa depan.

"Begitu banyak orang telah menginvestasikan begitu banyak kehidupan mereka untuk menyukseskan proses ini," kata Lister. "Ini benar-benar merupakan keunggulan kompetitif, tetapi juga sangat penting dalam mempercepat munculnya transportasi berkelanjutan." 

sumber: https://www.cnbcindonesia.com/fintech/20190503162051-37-70408/didominasi-robot-begini-rupa-pabrik-gigafactory-tesla


Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Welcome to My Blog

Popular Post

Search This Blog

- Copyright © Pusat Robotika Indonesia -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -