Tuesday, May 14, 2019

BAHKAN,Marc Raibert yakin bahwa ke depannya robot akan lebih besar daripada internet. “Internet memungkinkan setiap orang menjangkau dan menyentuh semua informasi di dunia. 

Tapi, robotika memungkinkan Anda menjangkau, menyentuh, dan memanipulasi semua hal di dunia, dan itu tidak hanya terbatas pada informasi,” kata Raibert. Raibert sedang membangun kenyataan itu. “Ketika kami memiliki robot yang dapat melaku - kan apa yang orang dan hewan laku - kan, mereka akan sangat berguna,” katanya. Agar robot dapat bergerak seperti manusia dan hewan, Raibert menyebut bahwa ada beberapa kemampuan yang harus dikuasai. Pertama , mobilitas atau kemampuan bergerak. Kedua , ketangkasan, kemampuan menggunakan tangan dan manipulasi jari halus. Ketiga , persepsi mandiri, kemampuan melihat objek, bahkan dalam keadaan bergerak. 

Ketika robot memiliki tiga kapasitas tersebut, mereka akan bisa melakukan banyak hal, misalnya menghibur, mengirimkan paket, membantu fungsi keamanan, tanggap darurat, dan konstruksi. “Saya pikir salah satu aplikasi paling penting adalah merawat orang. Mereka akan membantu Anda merawat orang tua Anda sehingga Anda tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk melakukan itu,” kata Raibert. Dalam sebuah konferensi di Saudi Arabia, SoftBank CEO Masayoshi Son menggambarkan bisnis masa depan robot. Son mengatakan, waktu ketika robot akan menjadi sepintar manusia, yang dikenal sebagai singularitas, akan terjadi pada abad ini. “Itu pasti,” katanya. 

Dia memprediksi, dalam tiga dekade, robot akan memiliki skor IQ 10.000. Sebagai perbandingan, Son mengatakan bahwa IQ rata-rata seseorang adalah 100, sedangkan jenius memiliki IQ 200. Mensa, masyarakat dengan IQ tinggi, bahkan mulai menerima anggota dengan skor IQ 130. “Manusia awalnya memang menciptakan alat. Seharusnya manusia selalu lebih pintar daripada alat yang diciptakan sehingga bisa mengendalikan,” kata Son. “Ini pertama kalinya alat itu menjadi lebih pintar daripada diri kita sendiri,” tambahnya. Masa depan yang digambarkan Raibert dan Son di mana kecerdasan mesin menjadi semakin mampu dan tertanam dalam kehidupan manusia. 

Namun, banyak juga yang kontra dengan hal tersebut. Bos SpaceX dan Tesla Elon Musk, misalnya, mengatakan bahwa robot akan dapat melakukan segalanya lebih baik. Itu adalah masa depan yang membuatnya takut. “Saya tidak yakin apa yang harus dilakukan tentang ini. Ini benar-benar masalah paling menakutkan bagi saya,” katanya. Bagi dia, potensi kecerdasan buatan adalah ancaman. “Saya memiliki paparan AI yang paling mutakhir dan saya pikir orang harus benar-benar peduli dengan itu,” kata Musk. 


sumber: http://koran-sindo.com/page/news/2019-05-14/4/3/Robot_Akan_Lebih_Baik_dari_pada_Manusia

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Welcome to My Blog

Popular Post

Search This Blog

- Copyright © Pusat Robotika Indonesia -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -