Friday, June 14, 2019



Otomasi di dunia kerja menjadi semakin marak dari hari ke hari. Hal ini berarti, manusia akan bekerja berdampingan dengan robot. Namun ada sebuah masalah yang kerap terjadi, yakni sistem robot sering kali tidak cukup cerdas untuk menentukan kemana rekan manusia mereka akan bergerak.

Kurangnya kecerdasan itu membuat sejumlah masalah muncul, seperti robot berhenti bertugas tiba-tiba, atau yang lebih parah, terjadi kecelakaan kerja. Nah, berangkat dari masalah tersebut, MIT akhirnya berhasil mengembangkan suatu algoritma yang membuat robot pekerja mampu memprediksi jalur pergerakan manusia dengan lebih baik.

Dilansir dari Engadget (13/6), MIT menggunakan pendekatan baru dalam mengembangkan algoritma ini. Alih-alih mengandalkan jarak robot pada tubuh seseorang, sistem ini akan menyelaraskan segmen lintasan seseorang dengan kumpulan gerakan referensi yang sudah ada. Selain itu, algoritma baru ini juga akan memperhitungkan waktu.

Dalam uji coba yang dilakukan, algoritma ini mampu menjalankan kembali kinerja robot bahkan ketika sempat terhenti karena ada seseorang yang melewatinya dengan jarak yang sangat dekat.

Sebenarnya masih ada banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan MIT untuk menyempurnakan algoritma tersebut. Kendati begitu, ada utilitas yang ingin dijaga oleh MIT. Setidaknya robot pekerja itu mampu terus bekerja tanpa harus menghentikan pekerjaannya atau menimbulkan cedera bagi manusia di sekitarnya.

MIT mengaku akan menambahkan fungsi interaksi lain, seperti mengenali tindakan dan gerak tubuh manusia. Sederhananya, di masa depan, robot akan lebih baik dalam memahami perilaku manusia secara keseluruhan.

sumber: https://www.tek.id/future/algoritma-baru-bikin-robot-makin-mengenali-manusia-b1XhF9eC2

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Welcome to My Blog

Popular Post

Search This Blog

- Copyright © Pusat Robotika Indonesia -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -