Friday, August 16, 2019

Neil Harbisson (Foto : Dezeen)

CEO dari SpaceX, Elon Musk, pernah berencana menciptakan manusia setengah robot dengan menyambungkan otak manusia dengan internet pada tahun 2020 dengan bantuan chip. Itu merupakan rencana pengembangan dari teknologi robot yang kini kian digandrungi.

Tapi, tampaknya rencana Elon Musk kecolongan. Sebelum manusia setengah robot ciptaannya terwujud, sudah ada manusia setengah robot yang tercipta, namanya Niel Harbisson.

Dilansir dari Dezeen, Neil merupakan cyborg (Cybernetic Organism) atau manusia setengah robot pertama yang sudah diakui dunia. Ia juga punya kartu identitas untuk membuktikan jika ia manusia setengah robot.

Neil sebenarnya manusia, tapi tubuhnya diimplan suatu komponen tertentu hingga membuatnya menjadi setengah robot. Bedanya, komponen yang diimplan ke dalam tubuh Neil bukanlah chip seperti yang direncanakan Elon Musk, melainkan antena. Antena tersebut sudah ditanam sejak tahun 2004.

Tujuannya agar Neil bisa melihat warna setelah sekian lama mengalami buta warna sejak lahir. Sensor yang ada di antena Neil dapat menerjemahkan gelombang cahaya menjadi getaran, membantu Neil yang berprofesi sebagai seniman untuk mengenali warna.

Bukan hanya berprofesi sebagai seniman, ia juga seorang co-founder Cyborg Society dan Transpesies Society. Rencananya, ia juga akan menciptakan cyborg-cyborg lainnya di masa mendatang.

"Saya juga punya koneksi internet di kepala, membuat saya terhubung dengan satelit dan bisa berkirim data dari atau ke luar angkasa," ujar Neil.

Sumber : https://kumparan.com/berita-heboh/bukan-buatan-elon-musk-ini-manusia-setengah-robot-pertama-di-dunia-1rdg9VUTeSZ

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Welcome to My Blog

Popular Post

Search This Blog

- Copyright © Pusat Robotika Indonesia -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -