Tuesday, August 6, 2019

Kembangkan Mobil Otonom, Ford Caplok Perusahaan Teknologi Robotik
Selain elektrifikasi yang diklaim ramah lingkungan, kendaraan masa depan juga disebut-sebut akan membawa kemudahan bagi penggunanya. Tentunya dengan menawarkan teknologi autonomous atau otonom dengan kemampuan swakemudi. Demi mewujudkannya, kini sejumlah raksasa otomotif berkolaborasi dengan perusahaan teknologi lainnya demi tercapainya tujuan kendaraan otonom.

Terbaru, Ford dikabarkan mengakuisisi pabrik robotik dalam upaya semakin dekat dengan konsep mobil otonom yang canggih. Dikutip JawaPos.com dari TechCrunch, Sabtu (3/8), Ford telah mengakuisisi perusahaan robot kecil yang berbasis di Michigan, Amerika Serikat (AS) yang disebut Quantum Signal.

Quantum Signal sendiri merupakan perusahaan teknologi yang telah menghasilkan robot seluler untuk sejumlah klien, termasuk militer AS. Spesialisasi perusahaan dalam membangun perangkat lunak kendali jarak jauh untuk kendaraan robot dan pengujian simulasi untuk sistem robot yang dikendalikan secara otonom membuat Ford jatuh hati.

Semua hal di atas tidak hanya bermanfaat dalam mengembangkan robot militer, tetapi juga untuk membangun dan menggunakan mobil self-driving. Berdasar itu, minat Ford untuk menggandeng Quantum Signal sangat tinggi.

Ford dalam sebuah postingan blog mengatakan bahwa sementara orang lain mungkin tidur di Quantum Signal dengan pekerjaan yang telah dilakukan, mereka telah memperhatikan perusahaan tersebut dengan cermat. Ford ingin Quantum Signal menggunakan pengalamannya dalam mengembangkan simulasi real-time dan algoritma yang berkaitan dengan kontrol kendaraan otonom.



Jelas tersirat bahwa minat utama Ford adalah mengambil beberapa talenta berpengalaman yang bekerja di bidang otonom. Talenta merupakan tantangan yang sangat spesifik yang diperlukan untuk mengembangkan kendaraan self driving layak jalan, termasuk sistem persepsi dan lingkungan pengujian virtual.

Sementara dikutip dari Engadget, dalam pengumumannya, Kepala Teknis Ford, Randy Visitainer menyebut, keahlian Quantum Signal akan memberikan Ford cara untuk menciptakan simulasi komprehensif yang dapat digunakan untuk menguji kendaraan otonomnya. Quantum Signal dikatakan memiliki keunggulan di bidang sistem pendeteksian dan persepsi.

“Seluruh pekerjaan perusahaan dapat digunakan kembali untuk mendukung kendaraan otonom dari Ford agar dapat membantu meningkatkan kemampuan mereka guna menganalisis lingkungan di sekitarnya,” kata Randy.

Tim dari Quantum Signal yang akan bergabung dengan Ford dikabarkan bekerja pada pengembangan software dan purwarupa hardware. Itu untuk membantu memastikan bahwa Ford dapat benar-benar mengerahkan armada mobil otonom pertamanya pada 2021.

Ford dan forecast-nya dalam bidang kendaraan otonom sebelumnya juga pernah bekerja sama dengan pabrikan otomotif lain. Ford beberapa waktu lalu menyepakati kerja sama dengan Volkswagen.

Ford dan Volkswagen akan bekerja sama dengan Argo AI, penyedia platform kendaraan otonom untuk memperkenalkan teknologi kendaraan otonom di AS dan Eropa. Kerja sama tersebut bakal membuat perusahaan melayani pelanggan dengan lebih baik sambil meningkatkan daya saing dan biaya dalam memproduksi kendaraan.

Volkswagen dan Ford secara mandiri akan mengintegrasikan sistem self driving Argo AI ke dalam kendaraan yang dibuat khusus untuk mendukung pergerakan orang dan barang yang berbeda dari kedua perusahaan. Sementara Argo AI fokus dengan tetap memberikan dukungan teknologi untuk diterapkan pada mobil perjalanan dalam berbagi layanan pengiriman barang di daerah perkotaan yang padat.

Sumber : https://www.jawapos.com/oto-dan-tekno/otomotif/03/08/2019/kembangkan-mobil-otonom-ford-caplok-perusahaan-teknologi-robotik/https://www.jawapos.com/oto-dan-tekno/otomotif/03/08/2019/kembangkan-mobil-otonom-ford-caplok-perusahaan-teknologi-robotik/

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Welcome to My Blog

Popular Post

Search This Blog

- Copyright © Pusat Robotika Indonesia -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -