Thursday, August 8, 2019



Banyaknya jenis sampah plastik di bengkel dan toko bangunan ternyata tidak bisa langsung dijual ke pengepul karena masih mengandung bahan tertentu.

Di bengkel, terdapat banyak kemasan oli yang tidak diterima pengepul karena masih ada sisa oli di dalamnya. Begitu juga di toko bangunan, banyak kemasan pewarna cat yang juga masih berisi sisa pewarna sehingga pengepul akan membelinya dengan harga yang sangat murah perkilogramnya.

Adanya sampah plastik itu memicu semangat Adib Nurdiyanto, warga RT 11 Desa Mojodeso, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro untuk membuat produk daur ulang memanfaatkan sampah tersebut.

Adib mengajak warga, terutama bapak-bapak setempat membuat bentuk daur ulang berupa robot. Ide membuat robot didapatkannya karena menjelang event karnaval. Selain menjelang event karnaval, adanya lomba Lingkungan antar RT di desa Mojodeso yang disebut dengan Gerbang Mojodeso Berhias (Gerakan Bangga Mojodeso Bersih Hijau Indah Aman Sehat), menjadi salah satu semangat para warga untuk bergotong royong mengolah sampah, terutama sampah plastik.

Awalnya, proses daur ulang ini dilaksanakan bersama empat warga saja, yakni Kastam, Daud dan Agus. Namun ketika sudah mencapai 25 persen dengan skema yang sudah bisa ditangkap oleh imajinasi para warga, barulah warga yang lain ikut membantu. “Robot ini dibuat dengan ukuran setinggi 158 cm,” ujarnya, Rabu (7/8/2019).

Pengerjaan rutin diawali dari sekitar pukul 20.00 WIB hingga tengah malam. Pembuatan satu robot bisa memakan waktu tiga hingga empat malam. Setelah robot dirakit, maka perlu dipercantik dengan stiker untuk memperjelas wajah robot. Robot dari botol oli dan pewarna cat itu diberi nama The Eleven karena produk daur ulang ini dikerjakan oleh para warga RT 11. “Saat ini, warga RT 11 telah membuat tiga robot,” ungkapnya.

Menurut Adib, daur ulang sampah tersebut juga diatur dalam Undang-undang No 18 tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, ‘pengelolaan sampah’ diklasifikasikan ke dalam ‘pengurangan sampah’ dan ‘penanganan sampah’. “Pengurangan sampah terdiri dari pembatasan sampah, guna ulang sampah, dan daur ulang sampah,” pungkasnya.

sumber: http://beritajatim.com/gaya-hidup/robot-eleven-tercipta-dari-daur-ulang-sampah-plastik/

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Welcome to My Blog

Popular Post

Search This Blog

- Copyright © Pusat Robotika Indonesia -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -