Tuesday, September 10, 2019

RS Mount Elizabeth Lengkapi Layanan Kesehatan Berteknologi Canggih
Rumah sakit Mount Elizabeth

Rumah Sakit (RS) Mount Elizabeth kini genap berusia 40 tahun. Di rentang usia produktif tersebut, RS yang berpusat di Singapura itu sukses menorahkan prestasi di bidang layanan kesehatan.

CEO RS Mount Elizabeth Dr Noel Yeo mengatakan, dalam 40 tahun terakhir pihaknya menorehkan banyak prestasi perintis dan penting. Di antaranya, menjadi rumah sakit swasta pertama di Singapura yang melakukan bedah jantung terbuka (open-heart surgery) dan syaraf (neurosurgery), menjadi rumah sakit pertama di Asia yang berhasil melakukan prosedur cardiomyoplasty dan transmyocardial revascularisation menggunakan laser jantung pada 1993.

“Selain itu, Mount Elizabeth juga menjadi rumah sakit swasta pertama di Asia Tenggara yang melakukan Living Donor Liver Transplant dan robotic neck dissection,” kata Yeo, belum lama ini.

Menurutnya, pilar utama yang menjadi keunggulan RS Mount Elizabeth yaitu dokter spesialis yang terampil, teknologi canggih, dan layanan prima. Indonesia telah menjadi pasar terpenting bagi Mount Elizabeth dengan pasien lintas generasi yang telah mempercayakan layanan kesehatan mereka.

Jumlah kunjungan pasien Indonesia yang berkunjung juga terus bertambah, menunjukkan ketersediaan tim besar yang terdiri lebih dari 1,500 spesialis multidisipliner di bawah satu atap.

“Konsentrasi spesialis ini tidak tertandingi di Asia dan merupakan keunggulan utama karena kasus-kasus rumit memerlukan pendekatan tim dan tidak dapat ditangani oleh satu spesialis saja,” sebutnya.

Dia menuturkan, keahlian spesialis itu dilengkapi dengan teknologi medis canggih dalam diagnosis dan perawatan. RS Mount Elizabeth pun dikenal sebagai pelopor teknologi kesehatan tercanggih.

Yeo menambahkan, pihaknya berusaha keras untuk membuat para pasien internasional merasa nyaman seperti di rumah sendiri. Ini dilakukan dengan menawarkan layanan concierge khusus, juru bahasa yang berbicara berbagai bahasa, bahkan menu khusus untuk memenuhi selera pasien.

Untuk mengapresiasi hubungan yang erat dengan para mitra dan komunitas pasien di Indonesia, RS Mount Elizabeth baru-baru ini memperingati 40 tahun perjalanannya dengan menggelar art workshop eksklusif dan malam perayaan bertajuk ‘The State of the Art in Mount Elizabeth Journey’ di Jakarta.

Berdasarkan catatannya, prestasi yang ditorehkan itu antara lain pada 2004 menjadi rumah sakit pertama di Asia Tenggara yang melakukan Minimally Invasive Robotic Surgery untuk bedah umum, jantung, dan urologi menggunakan sistem bedah da Vinci empat-lengan. Lalu, pada 2005 RSMount Elizabeth merupakan rumah sakit pertama di Asia Tenggara yang memperkenalkan teknologi 64 iris untuk CT koroner angiogram.

Pada 2019, RS Mount Elizabeth meluncurkan Radixact, teknologi Tomotherapy generasi ke-4, sistem terintegrasi yang memberikan radiasi yang ditargetkan ke tumor sambil menyisakan jaringan sehat di sekitarnya.

“Kami akan terus menghadirkan teknologi terbaru untuk meningkatkan presisi dalam bedah, keselamatan dan kenyamanan pasien. Mount Elizabeth baru saja mencatatkan tonggak untuk 1.500 bedah robotik pada 2019. Kami juga menantikan sistem sinar proton untuk perawatan kanker tersedia di Mount Elizabeth Novena pada 2021, ” jelasnya.

Sumber : https://www.inilahkoran.com/berita/22726/rs-mount-elizabeth-lengkapi-layanan-kesehatan-berteknologi-canggih

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Welcome to My Blog

Popular Post

Search This Blog

- Copyright © Pusat Robotika Indonesia -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -