Thursday, October 17, 2019

Foto: Reksa Dana (CNBC Indonesia)
Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan yang baru mendapatkan izin sebagai agen penjual reksa dana (Aperd) yaitu PT Nadira Investasikita Bersama (Investasikita) menargetkan dapat merangkul 100.000 nasabah baru hingga tahun depan, terutama investor muda yang masih pemula.

"Itu target minimal. Mudah-mudahan bisa lebih karena kami masih terus mengembangkan fitur-fitur investasi dan strategi digital yang lain," Fajrin Noor Hermansyah, Co-Founder & Chief Strategic Officer Investasikita, Rabu kemarin (16/10/19).

Menurut dia, jumlah target nasabah tersebut akan turut berkontribusi pada target nasabah reksa dana oleh pelaku industri dan otoritas yaitu sebanyak 5 juta pada 2021, atau 3,5 kali lipat dari posisi Agustus lalu 1,39 juta orang.

Dia mengatakan strategi digital yang sudah diterapkan saat ini untuk aplikasi perseroan adalah dua fitur utama yaitu penasihat investasi berupa robot (robo advisory) dan tujuan investasi berbasis tujuan (goal based investment).

Robo advisory perusahaan akan berbentuk saran untuk memilih reksa dana yang paling sesuai dengan profil nasabah, yang didasari dari tujuan investasi, tenor investasi, dan profil risiko.

Selain itu, robo advisory juga akan memberikan nasihat investasi ketika terjadi gejolak pasar yang signifikan, sehingga akan memberi usulan perpindahan produk reksa dana dengan menyesuaikan variabel-variabel yang dimiliki nasabah.


Perusahaan berbentuk perusahaan keuangan berbasis teknologi informasi (fintech) tersebut juga memiliki fitur goal based investment yang memudahkan investor untuk menentukan target ke depannya sekaligus langsung menuai hasil dari investasinya tersebut.

Fajrin yang juga menjabat ketua umum Perkumpulan Agen Penjual Efek Reksa Dana Online (Paperdo) mengatakan saat ini perusahaan sudah menyiapkan solusi berupa empat tujuan investasi untuk fitur goal based investment tersebut. Keempatnya adalah tujuan berwisata, pernikahan, memiliki mobil, dan menyiapkan dana pensiun.

Untuk tiga fitur pertama, Investasikita sudah memiliki rekanan yang menyediakan tujuan investasi seperti jalan-jalan ke tujuan wisata domestik, venue pernikahan di seputaran Jabodetabek, dan beberapa macam mobil yang dapat dimiliki dengan berinvestasi reksa dana.

Minimal investasi untuk investasi tujuan khusus tersebut juga sangat minimal yaitu dimulai dari Rp 200.000.

"Untuk dana pensiun, kami bantu hitungkan kebutuhan nasabah di masa depan serta dana serta strategi yang dibutuhkan untuk berinvestasi dan mencapai tujuannya sekaligus."

Selain kedua fitur tersebut, perusahaan juga masih membuka peluang nasabah untuk membeli reksa dana secara terbuka, tanpa strategi, dengan jumlah yang minimal yaitu Rp 10.000, yang sesuai dengan niatan perusahaan untuk memfokuskan diri pada nasabah pemula.

Dia juga mengatakan nasabahnya akan segera dapat memanfaatkan e-wallet untuk bertransaksi reksa dana pada akhir tahun ini, sehingga mempermudah dan menurunkan biaya transfer seperti yang terjadi jika transfer dan pembayaran dilakukan seperti biasa yaitu melalui bank.

Investasikita adalah perusahaan yang digagas dan dikomando trio pelaku industri reksa dana yaitu Fajrin, Ady Pangerang, dan Teddy Sunandar yang baru mendapatkan izin sebagai Aperd pada 20 Agustus.


sumber: https://www.cnbcindonesia.com/investment/20191016195241-21-107606/pakai-konsultan-robot-investasikita-incar-100000-milenial

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Welcome to My Blog

Popular Post

Search This Blog

- Copyright © Pusat Robotika Indonesia -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -