Friday, January 10, 2020

Pengunjung melihat robot anjing Sony bernama Aibo yang diperkenalkan dalam acara CES 2018 di Las Vegas, Nevada, 8 Januari 2018. AI di Aibo adalah singkatan dari "kecerdasan buatan" (artificial intelligence), namun dalam bahasa Jepang aibo berarti pasangan atau pendamping. REUTERS/Steve Marcus
Acara di Penguin Cafe menarik puluhan pemilik robot anjing. Mereka juga mendandani robot anjing dalam acara itu. Mengutip Daily Mail, perangkat buatan Sony itu dilengkapi dengan beberapa kamera, sensor sentuh dan mikrofon. Komponen itu membuat kesan lebih hidup dan responsif.

Ada 22 aktuator yang memungkinkan robot anjing bisa mengibaskan ekor, menjabat tangan, menggerakkan telinga, menendang bola. Robot anjing juga bisa mengedipkan mata karena dua layar LED organik Sony, yang bahkan dapat mengikuti pemiliknya berkeliling.

Kecedarasan buatan (AI) terhubung dengan cloud memungkinkan mendeteksi serta menganalisis suara dan gambar. Itu berarti, robot anjing dapat berinteraksi dengan pemiliknya.

Robot anjing AIBO bisa merespons sentuhan ketika si pemilik mengelusnya. Robot anjing itu dikabarkan juga mengenali kata-kata pujian dan senyum. BuzzFeed sempat menanyai para pemilik robot anjing dalam suatu kesempatan acara itu. Orang ingin memiliki robot anjing karena kekurangan waktu dan ruang bila bermain dengan hewan sunggguhan.
Staf menyentuh robot hiburan Aibo pada demonstrasi di Tokyo, Jepang, 1 November 2017. Sony mempelopori robot AIBO pada 1999 dan menjual sekitar 150.000 anjing di Jepang sebelum berhenti. REUTERS.
sumber https://dunia.tempo.co/read/1288749/japan-airlines-bagi-bagi-tiket-gratis-ke-turis-asing

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Welcome to My Blog

Popular Post

Search This Blog

- Copyright © Pusat Robotika Indonesia -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -