Wednesday, January 29, 2020

https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 28 320 2159477 milenial-indonesia-dinilai-belum-siap-hadapi-era-industri-4-0-0OELooYy4c.jpg
Staf Khusus Presiden Billy Mambrasar. (Foto: Okezone.com)


Staf Khusus Presiden Billy Mambrasar menilai pemuda Indonesia belum siap menghadapi era disrupsi industri yang membuat persaingan kerja menjadi lebih ketat, karena ditentukan sumber daya manusia dan budaya kerja.

Menurut Billy, dikarenakan saat ini pola pikir pemuda di Indonesia belum ada di level higher order thinking system atau kemampuan berpikir tingkat tinggi yang sangat dibutuhkan untuk menghadapi era disrupsi industri. Billy menyebut, saat ini Indonesia masih ada di level medioker, meskipun memiliki bonus demografi yang mayoritas diisi oleh kehadiran milenial dan gen Z.

"Kita belum mencapai suatu level higher order thinking sistem atau HOTS itu yang dikejar oleh revolusi atau reformasi pendidikan yang sekarang dilakukan jadi kita belum sampai ke sana," jelasnya, Selasa (28/1/2020).

Namun, Billy optimis generasi muda Indonesia bisa menjadi pemain dunia jika ada reformasi pendidikan yang bisa menciptakan generasi yang inovatif, kreatif, berani mengambil risiko, serta memiliki cara berpikir yang kritis. Terlebih lagi saat ini semakin banyak generasi muda Indonesia yang memiliki cara berpikir kreatif sehingga mampu menciptakan hal unik di masyarakat.

"Saya pikir kita belum bisa mencapai ke sana, karena belum mencapai suatu level higher order thinking sistem. Tapi saya lihat kita akan mencapai ke sana. Apalagi sekarang milenial kreatif jumlahnya makin banyak seperti snowballing effect" jelasnya lagi.

Selain itu, Billy juga mendorong agar generasi muda Indonesia bisa memiliki aktivitas lain di luar aktivitas belajar di dalam kelas. Hal tersebut dikarenakan nilai yang tertera di ijazah tidak cukup untuk menjadikan seorang manusia yang kritis, kreatif, dan inovatif.

Terlebih lagi, saat ini masih banyak masyarakat yang beranggapan bahwa mencapai nilai tinggi dalam pelajaran lebih penting dibandingkan menghasilkan karya yang luar biasa.


"Masyarakat Indonesia khususnya orang tua mendorong anaknya untuk fokus belajar di dalam kelas yang penting mengejar nilai tinggi padahal itu tidak cukup. Justru skill diuar bangku kuliah yang akan membuat seseorang berkarya" pungkasnya.

(fbn)

Sumber : https://economy.okezone.com/read/2020/01/28/320/2159477/milenial-indonesia-dinilai-belum-siap-hadapi-era-industri-4-0

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Welcome to My Blog

Popular Post

Search This Blog

- Copyright © Pusat Robotika Indonesia -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -