• Breaking News

    Pemkab Boyolali Perkuat Smart City Hadirkan Aplikasi e-Omahkoe

    Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali, Jawa Tengah terus perkuat implementasi Boyolali Smart City dengan mengembagkan aplikasi baru untuk memudahkan berbagai layanan masyarakat di era digital. Salah satu inovasi barunya yakni dengan menghadirkan aplikasi e-Omahkoe di antaranya untuk mempermudah proses perizinan bagi para pengembang perumahan

    Aplikasi ini dikembangkan Pemkab Boyolali melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP), sebagai berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, termasuk para pengembang perumahan di kota yang dikenal sebagai Kota Susu ini. Aplikasi yang juga untuk mempermudah proses perizinan para pengembang perumahan ini, secara resmi telah diluncurkan oleh Bupati Boyolali, Seno Samodro akhir tahun lalu (19/12), di Ruang Pantaran Kompleks Perkantoran Terpadu Alun-alun Lor Boyolali.

    Kepala DPKP Kabupaten Boyolali, Hendrarto Setyo Wibowo mengungkapkan, melalui aplikasi e-Omahkoe, masyarakat dapat dengan mudah dan cepat mengajukan permohonan siteplan atau rencana detail pembangunan. Untuk mengakses aplikasi ini warga diminta untuk masuk di kanal website dengan alamat e-omahkoe.com.

    “Aplikasi e-Omahkoe untuk membuat sistem informasi perumahan dan kawasan pemukiman yang terintegrasi. Tujuannya terbentuk aplikasi yang dapat dimanfaatkan dan diakses oleh pemerintah, pemerintah daerah dan pengembang serta masyarakat,” ungkap Hendrarto Setyo Wibowo yang dilansir melalui stus web resmi Pemkab Boyolali, belum lama ini.

    Ditambahkan, ke depan sistem informasi ini akan lebih dikembangkan untuk menjangkau kepentingan yang lebih luas. Salah satunya pemerintah desa, khususnya dalam hal update data penanganan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) yang dilaksanakan oleh pemerintah desa, update data pembangunan rumah baru yang dilaksanakan oleh masyarakat.

    Bupati Seno sangat mengapresiasi kreatifitas dan inovasi yang telah diciptakan oleh DPKP Kabupaten Boyolali. Melalui aplikasi e-Omahkoe, masyarakat yang ingin mengajukan permohonan dapat mempermudah urusan. Mereka bisa mengakses aplikasi yang aktif selama 24 jam dan tidak mengenal libur. “Cukup kreatif, memudahkan para developer sehingga mereka langsung mengerti bahwa ini kemudahan, menghemat biaya, waktu, jarak tempuh, dan sebagainya. Sehingga ini semakin efisien dan saya sebagai Bupati sangat senang sekali melihat hal ini,” pungkasnya. (AC)

    Sumber : https://www.itworks.id/24439/pemkab-boyolali-perkuat-smart-city-hadirkan-aplikasi-e-omahkoe.html

    No comments

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad