• Breaking News

    Proteksi Keamanan Data Untuk Pertumbuhan Bisnis


    Organisasi atau perusahaan yang telah mengalami pertumbuhan pendapatan signifikan kurang lebih 20 persen dalam tiga tahun terakhir umumnya memiliki inisiatif proteksi keamanan data, sistem terkoneksi, atau inisiatif otomatis pintar.

    Organisasi atau perusahaan saat ini juga terus menambah data dan wawasan. Mereka menuntut informasi dengan cepat, tetapi saat bersamaan menghadapi kerumitan pertumbuhan konsumsi data, pemrosesan data, manajemen data, dan keamanan data.

    Para pemimpin bisnis dan teknologi informasi (TI), ditantang untuk bagaimana perusahaannya dapat memanfaatkan kekuatan data dengan cara mudah dan real time. Sehingga, dapat menghadirkan wawasan yang mendalam tanpa mengorbankan keamanannya.

    “Semua bisa dimulai dengan memiliki fondasi yang tepat, serta infrastruktur cloud yang solid dan modern yang dirancang khusus untuk perusahaan,” kata Managing Director Oracle Indonesia Davian Omas lewat pesan singkat yang diterima Mancode (10/1/2020).

    Sistem komputasi awan (cloud) hadir untuk memberikan sebuah fondasi dan peluang bagi sebuah perusahaan untuk merintis berbagai inovasi agar menjadi yang terdepan pada sebuah industri yang dijalaninya.

    Oracle Indonesia sendiri telah melihat organisasi atau perusahaan di berbagai industri menggunakan artificial intelligence (AI) untuk perkiraan otomatis tanpa campur tangan manusia dan manufaktur pintar dengan menggunakan data Internet of Things (IoT) untuk optimasi peralatan.
    Di Indonesia sendiri, perusahaan logistik terkemuka, PT TIKI Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) telah menerapkan solusi Oracle Autonomous Data Warehouse untuk mengotomatiskan gudang datanya dan menciptakan sistem kerja gudang dalam waktu kurang dari satu jam.

    Hasilnya, layanan dan kepuasan pelanggan menjadi lebih baik. Untuk mengikuti perkembangan digitalisasi dalam industri e-commerce, Bukalapak juga telah memiliki Oracle Cloud Applications untuk membantu pengelolaan data keuangan dengan tenaga kerja yang lebih baik.

    Keamanan Data

    Pada 2019, Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum) mengutip, serangan dan kejahatan dunia maya (serangan siber), termasuk pencurian data telah menjadi risiko dan gejala global teratas bagi organisasi atau perusahaan dalam semua skala bisnis.

    Davian menambahkan, sebuah organisasi atau perusahaan dituntut agar lebih efektif dalam mengatasi risiko dari serangan siber yang dihadapi. Oleh karena itu, Oracle telah membangun keamanan dalam teknologinya dan melindungi data sensitif pelanggan selama beberapa dekade.

    “Teknologi Oracle sekarang telah memiliki fokus pada keamanan di Oracle Cloud Infrastructure, Autonomous Database, aplikasi SaaS, serta infrastruktur dan aplikasi lokal kami. Oracle memiliki fokus jangka panjang pada keamanan, dan fokus ini sangat penting ketika pelanggan pindah ke cloud yang memiliki penekanan kuat pada keamanan,” tambah Davian.

    Sumber : https://mancode.id/berita/proteksi-keamanan-data-untuk-pertumbuhan-bisnis/

    No comments

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad