• Breaking News

    Robot Bantu Rawat Korban Virus Korona di Amerika Serikat

    https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 25 481 2158177 robot-bantu-rawat-korban-virus-korona-di-amerika-serikat-tDI87R6YhC.jpg
    Ilustrasi. Foto: Shutterstock


    SEORANG pria asal Seattle, Washington, Amerika Serikat, telah melakukan tes dan hasilnya ia positif terkena virus korona setelah kembali dari China baru-baru ini. Ia kemudian dirawat dalam ruangan isolasi dan dievaluasi menggunakan robot setelah tiba di Providence Regional Medical Center, Everett.


    Dr. George Diaz, kepala bagian penyakit menular di rumah sakit tersebut mengatakan, petugas telah dihubungi oleh departemen kesehatan dan meminta untuk merawat korban wabah virus korona tersebut.

    Lebih lanjut dilaporkan bahwa setelah diketahui positif terkena virus korona, pasien tersebut dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans dari rumahnya dan ditempatkan di ruang isolasi.

    Ilustrasi. Foto: Istimewa

    Pasien dibawa ke tempat isolasi, langsung ke unit patogen khusus yang merupakan unit tertutup di mana ia adalah satu-satunya pasien yang dirawat.


    Ilustrasi. Foto: Istimewa


    "Semua interaksi antara saya dan pasien pada awalnya melalui penggunaan robot, yang pada dasarnya adalah modul telehealth yang kami gunakan di luar ruangan di pusat komando kami," ujar Diaz dilansir dari Foxnews, Sabtu (25/01/2020).


    Diaz menjelaskan, robot berada di ruangan bersama pasien dan dapat dimanipulasi untuk bergerak lebih dekat ke pasien dan memeriksanya menggunakan stetoskop, sehingga staf dapat mengevaluasi pasien tanpa risiko kontaminasi.

    Dilaporkan sebelumnya ada 16 orang yang melakukan kontak dengan pasien, dan mereka sedang dalam pengamatan. Namun sejauh ini tidak ada yang mengalami gejala.

    Pasien yang pertama kali pergi ke klinik darurat dengan gejala yang dicurigai, mengatakan kepada staf bahwa dia telah bepergian ke China, dan telah dirawat dengan terapi suportif karena tidak ada rejimen pengobatan khusus untuk virus ini.

    "Pada titik ini, dia dalam kondisi stabil dan kami menunggu arahan dari CDC dalam hal pengujian lebih lanjut, dan mudah-mudahan keluar," kata Diaz.

    Ia menambahkan, karena virusnya sangat baru, tidak jelas pemulihan seperti apa yang diharapkan.

    Diaz mengingatkan bagi warga yang khawatir akan virus tersebut harus mengambil tindakan pencegahan yang wajar. Saat ini virus korona telah dikaitkan dengan setidaknya 17 kematian. Faktor risiko utama dalam wabah ini adalah melakukan perjalanan.

    Sumber : https://lifestyle.okezone.com/read/2020/01/25/481/2158177/robot-bantu-rawat-korban-virus-korona-di-amerika-serikat?page=1

    No comments

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad