• Breaking News

    Organisasi Bisnis Harus Dengarkan Keinginan Pelanggan soal AI dan Robotika

    Image
    Ilustrasi AI atau Kecerdasan Buatan | STEEMIT
    Penyedia layanan Teknologi global, NTT Ltd merilis laporan tahunan yang berjudul 'Pelanggan Yang Terhubung: Mudahnya Membentuk Pengalaman Pelanggan'. Temuan di contact center menunjukkan bahwa pelanggan mengharapkan pengalaman yang kian personal dan efektif, tetapi Organisasi Bisnis lambat menanggapi.
    Hanya 17 persen organisasi di Asia Pasifik yang mengatakan bahwa pelanggan memberikan penilaian sangat memuaskan terhadap pengalaman mengenai merek. Namun, kepuasan di sekitar Teknologi kecerdasan buatan (AI) dan pengalaman Robotika semakin turun.
    "Yang mengkhawatirkan, hanya 11 persen pengguna AI dan Robotika yang menyediakan pelanggan dapat menilai pengalaman mereka di tingkat advokasi, sehingga terjadi kesenjangan antara penerapan Teknologi dan tingkat kepuasan," ujar Direktur Asia Pasifik, Intelligent Workplace for NTT Ltd, Pranay Anand dalam keterangan tertulis kepada AkuratIptek, Rabu (4/3/2020).
    Hal itu menurutnya menunjukkan bahwa bisnis perlu membuat strategi yang cerdas, terutama AI yang mendasarkan pada pemanfaatan data. Anand menegaskan organisasi harus belajar untuk mengisi kesenjangan antara manajemen data dan integrasi, serta memprioritaskan platform manajemen data yang efisien.
    Anand menuturkan dengan mendengarkan umpan balik pelanggan, mengintegrasikan data dari sistem yang berbeda dan mengadopsi Teknologi yang sedang berkembang seperti AI dan RPA, perusahaan dapat memanfaatkan pengalaman pelanggan sebagai keunggulan yang kompetitif.
    "Harapan para pelanggan saat ini lebih tinggi dari sebelumnya, bisnis tidak bisa lagi mengacuhkan," pungkas dia.

    No comments

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad