Friday, March 6, 2020

Image
Ilustrasi AI atau Kecerdasan Buatan | STEEMIT
Penyedia layanan Teknologi global, NTT Ltd merilis laporan tahunan yang berjudul 'Pelanggan Yang Terhubung: Mudahnya Membentuk Pengalaman Pelanggan'. Temuan di contact center menunjukkan bahwa pelanggan mengharapkan pengalaman yang kian personal dan efektif, tetapi Organisasi Bisnis lambat menanggapi.
Hanya 17 persen organisasi di Asia Pasifik yang mengatakan bahwa pelanggan memberikan penilaian sangat memuaskan terhadap pengalaman mengenai merek. Namun, kepuasan di sekitar Teknologi kecerdasan buatan (AI) dan pengalaman Robotika semakin turun.
"Yang mengkhawatirkan, hanya 11 persen pengguna AI dan Robotika yang menyediakan pelanggan dapat menilai pengalaman mereka di tingkat advokasi, sehingga terjadi kesenjangan antara penerapan Teknologi dan tingkat kepuasan," ujar Direktur Asia Pasifik, Intelligent Workplace for NTT Ltd, Pranay Anand dalam keterangan tertulis kepada AkuratIptek, Rabu (4/3/2020).
Hal itu menurutnya menunjukkan bahwa bisnis perlu membuat strategi yang cerdas, terutama AI yang mendasarkan pada pemanfaatan data. Anand menegaskan organisasi harus belajar untuk mengisi kesenjangan antara manajemen data dan integrasi, serta memprioritaskan platform manajemen data yang efisien.
Anand menuturkan dengan mendengarkan umpan balik pelanggan, mengintegrasikan data dari sistem yang berbeda dan mengadopsi Teknologi yang sedang berkembang seperti AI dan RPA, perusahaan dapat memanfaatkan pengalaman pelanggan sebagai keunggulan yang kompetitif.
"Harapan para pelanggan saat ini lebih tinggi dari sebelumnya, bisnis tidak bisa lagi mengacuhkan," pungkas dia.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Welcome to My Blog

Popular Post

Search This Blog

- Copyright © Pusat Robotika Indonesia -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -