• Breaking News

    Pastikan Warganya Diam di Rumah, Taiwan Pakai “Pagar Elektronik”


    Hasil gambar untuk Pastikan Warganya Diam di Rumah, Taiwan Pakai “Pagar Elektronik”

    Taiwan mendapat banyak pujian atas tindakan efektif dalam penanganan virus Corona atau Covid-19 dengan meluncurkan “pagar elektronik”. Alat itu menggunakan sistem lacak lokasi smartphone untuk memastikan orang-orang yang dikarantina tinggal di rumah.
    Pemerintah di seluruh dunia menggabungkan teknologi dan kesadaran manusia untuk menerapkan kebijakan karantina yang mengharuskan orang yang terpapar virus untuk tinggal di rumah. Namun, “Pagar elektronik” milik Taiwan menggunakan sistem lacak lokasi smartphone.
    “Tujuannya untuk menghentikan orang bepergian dan menyebarkan infeksi,” kata Jyan Hong-wei, kepala Departemen Keamanan Siber ​​Taiwan, yang memimpin upaya untuk bekerja dengan operator telekomunikasi guna memerangi wabah virus Corona.
    Sistem memonitor sinyal smartphone untuk memberi tahu polisi dan pejabat jika orang-orang yang ada di rumah terpantau bepergian atau mematikan perangkat. Pihak berwenang akan menghubungi dan memberi peringatan dalam waktu 15 menit.
    Menurut laporan New York Post, seperti dikutip Telset.id, Selasa (24/03/2020), pejabat juga menelepon dua kali sehari untuk memastikan orang-orang tidak menghindari pelacakan dengan secara sengaja meninggalkan smartphone di rumah.
    Masalah privasi telah membatasi penggunaan data lokasi untuk upaya penanganan virus Corona atau Covid-19 di negara-negara seperti Amerika Serikat. Tetapi, sistem tersebut telah dikeluhkan di Taiwan, yang hanya terdapat 108 kasus virus corona, jauh dibanding China.
    Banyak negara Asia sedang berjuang untuk mencegah penyebaran lebih lanjut virus corona setelah lonjakan infeksi di antara orang-orang yang bepergian dari negara lain, terutama Eropa. Di Hong Kong, gelang pelacak lokasi dipakai untuk pasien karantina. (SN/MF)

    No comments

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad