• Breaking News

    Tiongkok Pakai Drone, Begini Cara E-Commerce RI Tangkal Virus Corona

    Tiongkok Pakai Drone, Begini Cara E-Commerce Indonesia Tangkal Virus Corona
    Ilustrasi, warga memilih barang-barang belanjaan yang dijual secara online di Jakarta, Jumat (27/12/2019).


    E-commerce di Tiongkok menggunakan pesawat tanpa awak atau drone dan robot untuk mengirimkan produk kepada konsumen. Tokopedia, Bukalapak, Blibli dan Shopee punya cara sendiri untuk meminimalkan penyebaran virus corona di Tanah Air.

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan dua warga Depok terinfeksi virus corona. Meski begitu, Head of Corporate Communications Bukalapak Intan Wibisono mengaku perusahaannya belum menyiapkan langkah khusus untuk meminimalkan penyebaran covid-19.

    “Karena seperti hasil temuan para ahli dan apa yang disampaikan Kementerian Kesehatan, virus tersebut hampir tidak mungkin bertahan pada benda mati atau pada paket yang dikirimkan lewat e-commerce,” kata Intan kepada Katadata.co.id, Rabu (4/3). 


    Namun, ia menegaskan perusahaannya bakal mengikuti arahan pemerintah lebih lanjut. 

    Akan tetapi, Paxel menilai bahwa model logistik pintar menggunakan Internet of Things (IoT) bisa mengurangi kontak langsung dalam distribusi paket. Paxel merupakan salah satu layanan logistik yang tersedia di Bukalapak.

    COO Paxel Zaldy Ilham Masita mengatakan, kebanyakan perusahaan logistik menerapkan cara konvensional, yakni menggunakan sorting centre besar yang melibatkan banyak orang di dalamnya. Hal ini meningkatkan risiko penularan virus corona.

    Sedangkan perusahaannya menggunakan loker pintar. “Melalui sistem pengiriman estafet dari kurir ke loker, bukan lagi ke konsumen, dapat mencegah penyebaran covid-19,” kata Zaldy dikutip dari siaran pers.
    Akan tetapi, Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Achmad Yurianto sempat mengatakan, virus tidak dapat menular melalui benda mati.

    Senior Account Manager Consumer Goods Blibli Priscilia Cynthia menyampaikan, perusahaan berfokus memudahkan konsumen mencari produk kesehatan dalam menanggapi wabah virus corona di Indonesia. Caranya, dengan menyediakan laman khusus. 

    “Laman itu berisikan produk-produk yang dibutuhkan dan sering dicari beberapa waktu belakangan seperti tisu basah, hand sanitizer, sabun cuci tangan, masker, hingga vitamin,” kata Priscilia. 

    Hal senada disampaikan oleh External Communications Senior Lead Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya. Untuk memudahkan masyarakat mendapatkan produk kesehatan, Tokopedia mengadakan kampanye 'Tokopedia Peduli Sehat'. 

    Begitu juga dengan Shopee, yang menggelar kampanye perlindungan diri dari virus corona melalui platform. “Pengguna dapat mengakses berbagai rekomendasi produk penunjang kesehatan seperti masker, vitamin, antiseptik serta informasi seputar perlindungan diri dari virus corona,” katanya.

    Sedangkan raksasa e-commerce Tiongkok, JD.com menggunakan drone dan robot untuk mengirimkan paket ke konsumen. Perusahaan menyelesaikan pengiriman barang pertamanya menggunakan drone ke desa dekat Danau Baiyang, Provinsi Hebei, Tiongkok bagian utara pada awal bulan lalu (7/2). 

    Selama virus corona mewabah, perusahaan bakal menggunakan drone untuk mengirimkan produk ke daerah itu. Pesawat tanpa awak itu menempuh jarak sekitar dua kilometer dari dermaga Xidi di Danau Baiyang. 

    “JD.com memperkuat otomatisasi untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan pengiriman jarak jauh. Pelanggan di sini membeli makanan ringan, elektronik, dan kebutuhan sehari-hari, yang semuanya dapat dikirim dengan drone,” kata Head of JD’s Drone Program Hang Ba dikutip dari siaran pers JD.com, beberapa waktu lalu (7/2). 

    Perusahaan berencana menggunakan drone untuk pengiriman barang ke kota-kota lain, seperti Hohhot dan Jilin.

    JD.com juga menggunakan robot pengiriman otonom untuk mendistribusikan paket ke Wuhan, Provinsi Hubei, Februari lalu (6/2). Wuhan merupakan kota awal ditemukannya kasus virus corona. Jumlah korban meninggal maupun yang terinfeksi di kota itu merupakan yang terbanyak. 

    Perusahaan mengirimkan barang menggunakan robot dari cabang JD Renhe ke Rumah Sakit Wuhan Ninth. Setelah sampai tujuan, robot akan menelepon pelanggan dengan kode koleksi, yang dapat menjadi input untuk melepaskan paket. 

    "Robot pengiriman otonom JD dapat mengurangi kontak manusia-ke-manusia yang menjadikannya solusi ideal untuk pengiriman jarak jauh di Wuhan guna melindungi pelanggan dan karyawan," kata Head of Autonomous Driving at JD Logistics Qi Kong.

    No comments

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad