• Breaking News

    Mengenal Robot Ivana Karya Mahasiswa Surabaya, Sterilkan Lantai dari Virus Corona

    Mengenal Robot Ivana Karya Mahasiswa Surabaya, Sterilkan Lantai dari Virus Corona

    Perguruan Tinggi di wilayah Surabaya bersinergi membantu penanganan COVID-19, salah satunya dengan penciptaan robot. Setelah robot Raisa ciptaan mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Universitas Airlangga (Unair), kini muncul robot Ivana.

    Robot bernama Ivana 1.0 diciptakan oleh mahasiswa Institut Teknologi Telkom Surabaya (ITTS). Robot itu merupakan robot pembersih lantai dan ruang isolasi pasien COVID-19.

    Karya Pengembangan
    ilustrasi robot

    "Robot Ivana merupakan pengembangan dari Robot Servis atau Rose yang sebelumnya juga pernah dibuat," kata Rektor ITTS Tri Arief Sardjono di Surabaya, Rabu, 17 Juni 2020.
    Robot Ivana memiliki kendali jarak jauh yang dilengkapi sistem kontrol secara otomatis. Selain bisa berfungsi mensterilkan ruangan, robot ini juga didesain untuk membawa makanan, sebagaimana dikutip dari Antara.

    Lebih Efektif
    ilustrasi robot

    "Fungsi lain di bagian atas tempat sensor ultrasonik untuk deteksi jarak. Karena robot bisa dijalankan dengan menggunakan mode utama, yakni satu remote control dengan kecepatan 2,4 Ghz dan otonomus yang bisa menggunakan line tracer dengan sifat magnetik agar tidak terpengaruhi cahaya. Kedua ultrasonik dengan menyusuri dinding," jelas Arief.
    Menurut penjelasan Arief, penggunaan ultrasonic lebih efektif untuk lorong ruang isolasi karena bisa disetel sesuai dengan jarak yang diinginkan.

    Mematikan Virus

    ilustrasi corona
    Sementara itu, fungsi lain robot Ivana terletak di bagian bawah yang dilengkapi enam fungsi. Nozzle berfungsi sebagai penyemprot desinfektan, wiper untuk pengumpul cairan, vacuum sebagai penyedot cairan.
    Selanjutnya, sponge pembersih untuk pengering lantai, blower sebagai penyemprot udara kering, bottom ultraviolet untuk sterilisasi virus di lantai, dan vertical UV untuk sterilisasi virus di ruangan.
    "Fungsi sinar UV ini untuk memastikan bahwa bakteri dan virus yang menempel di lantai sudah mati. Jadi, kita memang desain 8 in one atau delapan fungsi dalam satu robot yang bisa digunakan untuk sterilisasi ruang isolasi rumah sakit," lanjutnya.

    Multiplatform

    ilustrasi robot

    Delapan fungsi yang dimiliki Ivana merupakan penyederhanaan platform robot. Pasalnya, biaya untuk sekali platform robot terbilang mahal, antara menghabiskan Rp75 juta hingga Rp100 juta.
    "Kami buat multiplatform. Bagian atas bisa digunakan UV dan bisa diganti dengan rak makanan. Bagian bawah untuk sterilisasi ruang. Ke depan akan kita lengkapi dengan video call atau camera," ujarnya.

    Tantangan Membuat Ivana

    ilustrasi robot

    Terkait tantangan pembuatan, salah satu tim pembuat robot, Putu Duta Hasta Putra, menceritakan kesulitannya yakni pada pengerjaan maintenence atau penggabungan vacuum cleaner, lampu UV, wipper dan sponge pembersih.
    "Kapasitas energi untuk pembuatan robot ini sekitar 12 volt dengan pembuatan sekitar enam bulan," kata mahasiswa Fakultas Teknik Elektro semester IV ini.
    Selain Duta, ada tiga mahasiswa lain yang tergabung dalam tim pembuatan robot Ivana. Mereka adalah Moch Fauzan Rasyid dari Teknik Elektro, Dito Hewijulianto dari Teknik Komputer, dan Maulana Achmad Rozaq dari Teknik Telekomunikasi.



    No comments

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad