• Breaking News

    Ini Dia Sosok di Balik Helm Robot Daft Punk


    Para penikmat musik dibuat terkejut saat melihat duo idola mereka yakni Daft Punk memutuskan untuk bubar. Padahal sebelumnya sempat beredar rumor jika mereka akan tampil bersama The Weeknd di acara Super Bowl 2021.

    Jika berbicara tentang Daft Punk, tentunya yang paling diingat adalah penampilan mereka dengan helm robot. Selama 28 tahun berkarier di industri musik, Thomas Bangalter dan Guy-Manuel de Homem-Christo selalu konsisten dengan helm tersebut.

    Mereka pun tetap menggunakannya saat menjalani pemotretan di media-media ataupun kala hadir di acara ajang penghargaan.

    Menurut mereka ciri khas visual yang ditampilkan menjadi sesuatu nilai lebih yang selalu diingat oleh para penikmat musik mereka.

    "Saat kau tahu bagaimana trik sulapmu berakhir, itu sungguh menyedihkan. Kami fokus membuat ilusi karena jika kita membocorkannya maka akan membuat orang-orang kehilangan rasa penasarannya," tuturnya.

    Lalu, bagaimana sebenarnya sosok dua pria asal Paris tersebut di balik helmnya? Thomas dan Guy, dikenal sebagai pribadi yang tak terlalu suka difoto. Keduanya merasa ada entitas berbeda saat mereka menjadi Daft Punk dengan pribadi aslinya.

    "Kami mencoba untuk membagi antara kehidupan pribadi dan (sebagai) publik figur. Hal itu disebabkan karena kami sedikit malu dengan banyak hal. Kami tak ini masuk dalam kehidupan seperti halnya para bintang-bintang lainnya.

    "Kami tak ingin dikenali di jalanan. (Dan hasilnya) Ya, semua orang tak masalah melihat kami selalu dengan topeng (atau helm) di berbagai foto dan hal itu membuat kami bahagia. Mungkin terkadang adapula yang kecewa dengan hal itu namun itu adalah satu-satunya cara kita ingin melakukannya," tutur Thomas Bangalter.

    Usai dibentuk pada 1993, Daft Punk sebenarnya masih mengusung penampilan biasa saja. Keduanya tak menutupi wajah mereka dengan topeng atau pun helm. Seperti yang diunggah oleh salah seorang netizen di mana Thomas dan Guy tampil dengan kemeja putih dan merah kotak-kotak di sebuah acara pada 1995.

    Sekitar 1997, Daft Punk mulai mengubah penampilannya tersebut dan memakai topeng-topeng aneh setiap mereka tampil. Namun kala itu mereka belum konsisten dan terkadang masih tak menggunakan topeng di beberapa acara.

    Kini keduanya memutuskan untuk bubar setelah 28 tahun bertahan di industri musik. Kabar itu diumumkan mereka lewat sebuah video bertajuk Epilog dengan durasi 8 menit yang menampilkan keduanya berjalan di daerah gurun. Video tersebut merupakan cuplikan dari film yang sempat mereka buat pada 2006 yakni Electroma.

    Hingga saat ini belum ada keterangan resmi terkait alasan dari keputusan keduanya untuk membubarkan Daft Punk.

    Sumber: https://hot.detik.com/music/d-5407267/ini-dia-sosok-di-balik-helm-robot-daft-punk

    No comments

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad