• Breaking News

    Robot Kolaboratif ABB Mudahkan Otomatisasi di Sektor Industri


    ABB mengembangkan robot kolaboratif (collaborative robots/cobots) dengan GoFa and SWIFTI yang memiliki daya angkut lebih besar dan kecepatan tinggi untuk melengkapi edisi sebelumnya, yaitu YuMi dan Single Arm YuMi. Seri terbaru ini akan mempercepat pertumbuhan perusahaan di berbagai sektor industri seperti elektronik, kesehatan, barang konsumsi, logistik, makanan dan minuman. Selain itu, dapat memenuhi permintaan otomatisasi.

    "Rangkaian cobot terbaru ini paling beragam di pasaran. Cobot ABB bisa mengubah cara kerja perusahaan mencapai kinerja operasi dan pertumbuhan perusahaan," jelas President, Robotics & Discrete Automation Business Area, ABB, Sami Atiya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (25/2/2021).

    ABB memperkaya rangkaian robot industri yang mampu berkolaborasi dengan manusia. GoFa™ dan SWIFTI™ dirancang secara intuitif sehingga pengoperasiannya mudah. Hal ini membuka kesempatan bagi industri yang masih terbatas dalam penerapan otomatisasinya sehingga perusahaan mampu mengoperasikan cobot dalam hitungan menit tanpa pelatihan khusus. "Cobot ini mudah digunakan dan dikonfigurasi, serta didukung jaringan layanan global," kata Sami.

    Perkembangan cobot ABB dirancang khusus untuk membantu pengguna robot dalam mempercepat program otomatisasi di empat kunci tren dunia industri, termasuk konsumen yang beragam dengan kebutuhan berbeda, tenaga kerja kurang memadai, digitalisasi, dan kondisi tidak menentu yang mengubah arah bisnis. "Perkembangan ini mengikuti fokus bisnis ABB Robotics yang mengutamakan segmen industri dengan pertumbuhan tinggi," kata Sami.

    Dalam sebuah survei global terhadap 1.650 bisnis kecil dan menengah di Eropa, Amerika Serikat, dan Tiongkok, 84% bisnis akan meningkatkan penggunaan robot dan otomatisasi dalam 10 tahun ke depan, dan 85% mengatakan situasi pandemi menjadi salah satu faktor utama mengubah bisnis. Covid-19 mempercepat investasi di bidang otomatisasi. Lebih dari setengah dari total keseluruhan responden (43%) membutuhkan robot untuk meningkatkan faktor kesehatan dan keamanan kerja, 51% mengatakan robot dapat meningkatkan jaga jarak aman dan lebih dari sepertiganya (36%) akan mempertimbangkan untuk menggunakan robot dalam meningkatkan kualitas kerja untuk karyawan.

    Cobot dirancang untuk dioperasikan bersamaan dengan manusia (operator) tanpa perlu adanya langkah-langkah keamanan fisik seperti pagar pembatas dan ini sangat mudah digunakan serta diinstal. Pada 2019, lebih dari 22.000 cobot baru disebar ke berbagai penjuru dunia, lebih banyak 19% dibandingkan tahun lalu. Permintaan cobot diestimasi meningkat pada CAGR sebanyak 17% antara 2020 dan 2025 dan penjualan cobot secara global diestimasi meningkat dari sekitar US$ 700 juta di 2019 menjadi US$ 1.4 miliar pada 2025. Pasar global untuk robot industri diproyeksikan meningkat dari US$ 45 miliar di 2020 menjadi US$ 58 miliar di 2023 (CAGR – 9%).

    GoFa™ dan SWIFTI™ dirancang untuk membantu perusahaan mengotomatisasi proses yang dapat membantu pekerjaan seperti material handling, machine tending, pemasangan komponen dan pengemasan di industri manufaktur, laboratorium kesehatan, gudang logistic, pabrik, dan fasilitas produksi lainnya. "Dengan ekspansi ini, kami membuat cobot ini lebih mudah untuk digunakan, dengan layanan servis seketika untuk membantu para pelaku bisnis mengoperasikan cobot kami tanpa masalah," ujar Atiya.

    Sumber: https://www.beritasatu.com/digital/738259/robot-kolaboratif-abb-mudahkan-otomatisasi-di-sektor-industri

    No comments

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad