• Breaking News

    Siswa MTsN 5 Sragen Buat Robot Satis & Sutis, Bisa Cek Suhu Tubuh Otomatis


    Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 5 Sragen menciptakan alat pengecekan suhu dan hand sanitizer otomatis. 

    Alat itu dibuat oleh tim robotika MTsN 5 Sragen untuk mengurangi penyebaran Covid-19. 

    Adapun tim robotika yang membuat alat tersebut yakni Azizah Alwaristu, Ayusita Indriana Puspitasari, Juwita Zaki Labibah, Naila Nur Rahmadina. 

    Naila menuturkan, bahwa karya mereka dinamai sanitizer otomatis (Satis) dan pengecek suhu otomatis (Sutis). 

    "Kami berinovasi bikin robot yang dapat memudahkan masyarakat maupun petugas protokol kesehatan," kata Naila, Rabu (17/2/2021). 

    Dijelaskannya, cara kerja dari satis ini adalah ketika sensor proximity membaca jarak tangan seseorang yang mendekat. 

    Setelah terbaca, suhu tubuh akan keluar perintah melalui audio, bahwa orang tersebut bisa masuk ruangan. 

    "Tapi kalau suhu tubuhnya di atas 37,6 derajat celcius, secara otomatis audio melarang orang yang cek suhu tubuh untuk masuk ke ruangan," ucapnya.  

    Demikian juga dengan Satis, cukup mendekatkan tangan akan mengeluarkan cairan pembersih. 

    "Mesin ini dilengkapi dengan baterai yang dapat diisi ulang dan indikator tegangan yang dapat memberikan fungsi memberikan kondisi baterai," katanya.  

    Alat tersebut pun saat ini dipakai di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sragen.

    Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menciptakan robot perawat.

    Rektor UMS Prof Sofyan Anif mengatakan, robot ini tercipta karena semakin banyaknya pasien Covid-19 yang ada di Indonesia.

    "Membanggakan karya mahasiswa menciptakan robot perawat." katanya saat launching di Rektorat UMS Siti Walidah, Sukoharjo, Sabtu (10/10/2020).

    "Terinspirasi masa pandemi covid19 banyak perawat yang kewalahan, sekaligus bisa membantu kerja perawat," Imbuhnya.

    Robot yang diberi nama 'SuryaMu' ini resmi dilaunching sekaligus langsung diserahkan ke RS PKU Muhammadiyah Surakarta, untuk dilakukan trial.

    "Untuk ujicoba kami serahkan ke RS PKU Muhammadiyah Surakarta," imbuhnya.

    Robot 'SuryaMu' mirip seperti lemari cabinet beroda, yang dilengkapi dengan layar/monitor, sejumlah tombol dan ada sekat sekat (rak) almari untuk menaruh berkas.

    Kecanggihan 'SuryaMu' dalam membantu tugas perawat antara lain mampu mendeteksi parameter kesehatan, suhu, tensi, oksigen dan membantu komunikasi dengan dokter.

    "Pasien bisa berkomunikasi dengan perawat atau dokter melalui layar yang ada." ucap dia.

    "Robot ini bisa di kontrol melalui handphone dengan aplikasi khusus." Imbuhnya.

    Ditambahkan Rektor, robot SuryaMu ini merupakan robot seri pertama, dengan pengoperasian semi manual karena pasien harus melakukan gerakan tertentu.

    Nanti akan disempurnakan pasien tidak perlu bergerak atau menyentuh robot.

    "Nanti akan dievaluasi tiga sampai enam bulan, dan nanti pasti akan ada pembaharuan." terangnya.

    Tim mahasiswa Teknik Elektro FT UMS, diketuai oleh Feby Nurkalih dengan dosen pembimbing Bana Handaya, PhD.

    Pembuatan satu unit robot 'SuryaMu' memerlukan waktu sekira 1 bulan, dengan biaya produksi penelitian sekira Rp 45 juta.

    "Kami terus mengupdate teknologi 'SuryaMu', kalau sudah layak dan resmi kami siap memproduksi massal." tandasnya.

    Sumber: https://solo.tribunnews.com/2021/02/17/siswa-mtsn-5-sragen-buat-robot-satis-sutisbisa-cek-suhu-tubuh-otomatis


    No comments

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad