• Breaking News

    Anies Tak Kerahkan Robot Pemadam ke Matraman: Tempatnya Kecil

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku pihaknya tak bisa menerjunkan dua robot pemadam kebakaran milik pemerintah provinsi lantaran kebakaran yang melanda permukiman padat penduduk di Jalan Pisangan Baru III RT 3/RW 6, Matraman, Jakarta Timur, terjadi di gang yang sempit.

    "Wah, ini tempatnya kecil sekali," kata Anies saat menyambangi lokasi kejadian, Kamis (25/3).

    Namun demikian, Anies mengatakan Pemprov telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) pemadam kebakaran untuk menggalakkan sosialisasi. Khususnya, bagi warga di permukiman padat penduduk perihal dua penyebab utama kebakaran di DKI.

    Anies mengaku berdasarkan laporan selama ini, penyebab kebakaran di DKI mayoritas akibat ledakan kompor gas dan korsleting listrik.

    "Kita melakukan kampanye, ada Satgas, Gugus Tugas, di tiap-tiap kampung untuk mencegah kebakaran karena listrik dan kompor gas, karena dua itu penyebab utama kebakaran di Jakarta," jelas Anies.

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) pada Februari 2020 lalu diketahui membeli dua mobil robot dengan harga Rp40 Miliar. Pertama Robotic Damkar MVF5-U3 seharga Rp32 miliar yang dibeli dari Kroasia dan LUF60 dengan harga Rp8 miliar dari Austria.

    Saat dikonfirmasi terpisah, Humas Gulkarmat Provinsi DKI Jakarta Mulat Wijayanto mengaku fungsi dua robot pemadam kebakaran yang dibeli DKI itu digunakan mengantisipasi kebakaran di LRT, MRT, atau tempat-tempat yang dapat dijangkau oleh unit robot tapi berbahaya bagi petugas, sehingga petugas dapat melakukan pemadaman dari jauh.

    Senada dengan Anies, Mulat pun mengaku timnya belum bisa menerjunkan dua robot itu sebab akses lokasi kejadian kebakaran yang berada di permukiman warga membuat medan sulit dilalui.

    "Karena medan masuk ke TKP-nya yang sulit dilalui, makanya kita enggak mengerahkan robot itu," kata Mulat saat dihubungi, Kamis (25/3).

    Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Jakarta Timur sekitar pukul 04.20 WIB, Kamis (25/3). Sebanyak 15 jiwa tercatat menjadi korban insiden nahas ini, mereka terdiri atas 5 kepala keluarga (KK). Sebanyak 10 orang berasal dari 3 KK dan dinyatakan meninggal di tempat, sementara lima orang dari 2 KK berhasil selamat tanpa luka-luka.

    Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210325141324-20-622030/anies-tak-kerahkan-robot-pemadam-ke-matraman-tempatnya-kecil

    No comments

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad