• Breaking News

    Kedudukan PNS di Era Teknologi

     

    Pegawai Negeri Sipil (PNS) merupakan pekerjaan yang bisa dibilang paling diminati di Indonesia. Terbukti, jutaan orang berbondong-bondong untuk mendaftar tes CPNS demi meraih impiannya atau sekadar untuk membuat bangga kedua orang tua.

    Walaupun PNS merupakan pekerjaan yang katanya idaman para mertua, ternyata masyarakat kurang puas dengan kinerja PNS sebagai pelayan publik dalam beberapa tahun kebelakang.


    Buktinya, menurut data dari World Bank tahun 2019 mengenai Government Effectiveness Index, menunjukkan bahwa pemerintahan Indonesia masih belum cukup efektif dalam menyelenggarakan pelayanan publik. Data tersebut menampilkan efektivitas pelayanan pemerintah dari tahun 2010-2018. Kriteria dari index tersebut mencakup tentang kualitas dari pelayanan publik, kualitas PNS dan kemandiriannya dari tekanan politik, kualitas perumusan dan pelaksanaan kebijakan, dan kredibilitas komitmen pemerintah terhadap kebijakan tersebut. Index tersebut mewujudkan bahwa kualitas pelayanan publik di Indonesia masih kurang memuaskan.

    Selain itu, semakin berkembangnya zaman, beberapa tugas dan pekerjaan PNS sebenarnya sudah bisa digantikan oleh robot atau Artificial Intelligence agar harapannya pelayanan publik akan lebih cepat dan efektif.

    Contohnya, dapat dilihat melalui video di bawah. Presiden Jokowi menegaskan bahwa rumitnya birokrasi di Indonesia dapat menghambat datangnya investasi di Indonesia, sehingga Jokowi mengarahkan penyederhanaan birokrasi menjadi dua level eselon, dan mengganti jabatan eselon III dan eselon IV menjadi jabatan fungsional sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan. Jokowipun yakin Artificial Intelligence mampu menggantikan peran PNS sebagai bentuk penyederhanaan birokrasi.

    https://www.youtube.com/watch?v=8xnG8t2Ci6E

    Lalu, di era teknologi sekarang, apakah profesi PNS masih relevan?

    Memang tidak bisa dipungkiri bahwa kemajuan teknologi menuntut kita sebagai PNS untuk "bersaing" melawan robot.

    Akan tetapi, kedudukan dan peran PNS bagi NKRI menurut saya akan tetap relevan. Karena ada beberapa hal yang tidak bisa tergantikan oleh robot. Seperti misalnya pelayanan kepada masyarakat dengan hati dan perasaan. Maksudnya, PNS melayani masyarakat seperti layaknya manusia, yakni dengan memberi senyuman dan sapaan yang mungkin akan meningkatkan hubungan kemanusiaan pengguna layanan publik dalam hal ini masyarakat untuk tetap menggunakan jasa pelayanan publik. Hal tersebut tidak dimiliki oleh robot. Selain itu, peran widyaiswara yang menjalankan fungsi sebagai pengajar dan pendidik untuk meningkatkan mutu PNS, tentu saja tidak bisa digantikan oleh robot.

    Secanggih apapun robotnya, tetap saja berhubungan dengan sesama manusia adalah hal yang dirindukan oleh masyarakat. Karena selain menyelenggarakan pelayanan publik, seorang PNS juga berperan sebagai perekat dan pemersatu bangsa. Dalam hal ini seorang PNS menjadi teladan bagi masyarakat dalam hal toleransi, dan menjaga keberagaman suku, ras, dan agama demi mewujudkan Indonesia sebagai negara yang damai dan berbudaya.

    Malahan dengan semakin berkembangnya teknologi, PNS juga dituntut untuk semakin kreatif dan inovatif untuk memanfaatkan teknologi demi mewujudkan pelayanan publik yang prima, efektif, dan efisien seiring dengan perkembangan zaman. Kinerja PNS pun tentu akan meningkat.

    Teknologi yang semakin berkembang justru menjadi kesempatan bagi PNS untuk meningkatkan kinerjanya untuk mempersingkat waktu birokrasi dan menghemat biaya yang dikeluarkan oleh negara dalam hal meningkatkan pelayanan publik.

    Sebagai contoh, dengan diciptakannya sistem untuk monitoring realisasi anggaran, maka akuntabilitas dari pengeluaran satuan kerja dapat dipertanggungjawabkan. Sehingga mengurangi potensi untuk terjadinya korupsi yang dilakukan oleh PNS. Atau dapat pulua mewujudkan sistem perekrutan PNS menjadi lebih transparan karena ada sistem yang mengawasi proses perekrutan tersebut. Banyak hal yang dapat dimanfaatkan oleh PNS untuk mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas.

    Seiring berkembangnya zaman, standar masyarakat terhadap pelayanan publik tentu akan semakin tinggi. Oleh karena itu, PNS harus mampu meningkatkan kualitas pelayanannya dengan terus mengembangkan diri serta menciptakan inovasi demi terwujudnya efektivitas dan efisiensi dari pelayanan publik itu sendiri melalui pemanfaatan teknologi.

    Sekarang, jawabannya ada di tangan PNS itu sendiri. Sanggupkah menjawab tantangan zaman?

    Sumber: https://www.kompasiana.com/paulinoeddyk0440/608828c89dc0295a062e7da2/pns-di-era-teknologi?page=2

    No comments

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad