• Breaking News

    Robot Penambang Terdampar 4 km di Dasar Samudra Pasifik, Dalam Uji Coba Penambangan Laut Dalam

     

    PORTAL LEBAK - Sebuah robot penambang dasar laut yang sedang jalani uji eksperimental di dasar Samudera Pasifik, pada kedalaman lebih dari 4 km (13.000 kaki) telah kandas, Rabu 28 April 2021.

    Perusahaan asal Belgia, Global Sea Mineral Resources (GSR), divisi eksplorasi laut dalam, dari perusahaan pengerukan DEME Group, telah menguji coba Patania II.

    Patania II merupakan prototipe robot penambangan seberat 25 ton, yang konsensinya beroperasi di Clarion Clipperton Zone, sejak 20 April lalu.

    Mesin robotik ini bertujuan untuk mengumpulkan gumpalan seukuran kentang, yang kaya mineral berisi kobalt dan logam baterai lainnya.

    Robot dihubungkan ke kapal GSR dengan kabel sepanjang 5 km, mengumpulkan gumpalan yang tersebar di dasar laut di daerah Clarion Clipperton Zone, di Pasifik.

    "Pada penyelaman terakhirnya di area GSR, titik angkat terpisah dan Patania II sekarang terdampar di dasar laut," ujar juru bicara GSR dalam pernyataan yang dikirim kepada Reuters melaui email dan dikutip PortalLebak.com

    "Operasi untuk menghubungkan kembali titik pengangkatan dimulai malam ini dan kami akan memberikan pembaruan pada waktunya," papar pernyataan itu lagi.

    Uji coba GSR sedang diamati oleh ilmuwan independen dari 29 lembaga Eropa yang akan menganalisis data dan sampel yang dikumpulkan oleh robot, untuk mengukur dampak penambangan di dasar laut.

    Sementara beberapa perusahaan dan negara memiliki kontrak eksplorasi dasar laut, peraturan yang mengatur penambangan laut dalam, belum diselesaikan oleh Otoritas Dasar Laut Internasional (badan PBB).

    Kritikus, termasuk ahli lingkungan David Attenborough, mengatakan penambangan dasar laut belum teruji dan memiliki dampak lingkungan yang sebagian besar tidak diketahui. Google, BMW, AB Volvo, dan Samsung SDI telah mendukung seruan moratorium penambangan laut dalam.

    GSR mengatakan, pihaknya hanya akan mengajukan kontrak penambangan, jika ilmu pengetahuan menunjukkan bahwa mineral dasar laut memiliki keunggulan dari perspektif lingkungan dan sosial, daripada hanya mengandalkan penambangan darat.

    No comments

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad