• Breaking News

    Nih! Contoh Penggunaan Artificial Intelligence (AI) pada Video Game

    Saat ini kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) sedang menjadi pusat perhatian dunia karena teknologi artificial intelligence akan memegang peranan penting dalam inovasi IT di masa depan.

    Artificial intelligence (AI) dapat didefinisikan sebagai kemampuan suatu komputer untuk berpikir dan melakukan pekerjaan layaknya manusia.

    Tujuan kehadiran artificial intelligence untuk memudahkan manusia dalam mengakses apapun itu secara mudah, cepat, dan praktis.

    Banyak sekali penggunaan artificial intelligence di dalam kehidupan manusia termasuk pada video game. Penggunaan AI dalam video games sudah sering dijumpai dalam berbagai jenis permainan seperti permainan tembakan, strategi, hingga balapan serta game-game yang berhubungan dengan komputer, logika, dan robotika.

    Video Game masa kini juga menggunakan teknologi artificial intelligence dalam hal simulasi dan struktur pembuatannya. Hal itu membuat video game saat ini berkembang menjadi 3 dimensi yang menyerupai kehidupan nyata.

    1. Artificial intelligence sebagai NPC dan latihan

    NPC (Non-Player Characters) dalam game sudah ada sejak lama seperti pejalan kaki pada GTA (Grand Theft Auto), atau hantu di pacman. Sedangan AI untuk latihan seperti pada game catur yang dapat menyesuaikan tingkat kesulitan sesuai yang dipilih oleh player.

    AI jenis ini berbeda dengan yang ada pada umumnya karena NPC tersebut tidak bisa dan tidak boleh berkembang seiring berjalannya waktu. Karena perkembangan pada AI dapat tidak terprediksi dan lebih akurat daripada perkembangan cara bermain player.

    Bisa dibayangkan jika hantu pada pacman mengingat cara bermain player dan akan selalu berhasil memojokkan player, atau ketika player mengambil paksa mobil NPC lalu setelah sekian lama ketika bertemu dengan NPC yang sama, NPC tersebut sudah bersiap-siap untuk mengantisipasi player mencegah mengambil mobilnya.

    Hal tersebut perlu dihindari karena dapat mengurangi tujuan game tersebut. Karenanya AI jenis ini tidaklah benar-benar pintar, dan hanya akan membuat ilusi terhadap player sehingga berpikir bahwa mereka pintar.

    Pada saat ini untuk membuat AI tanpa dapat berkembang sudah cukup sulit dalam beberapa jenis game, khususnya permainan yang membutuhkan strategi dan menyangkut banyak karakter, contohnya pada game F.E.A.R, HALO, hingga DOTA pada game ini musuh dapat saling bertukar informasi, berkomunikasi, lalu membuat strategi untuk mengalahkan player, dengan menyesuaikan pada keadaan sekitarnya. Akan tetapi memang ada juga yang menciptakan AI yang berkembang seiring waktu dengan membiarkannya memainkan permainan berkali-kali untuk mengumpulkan data. Seperti OpenAI Dota 2 yang bahkan dapat mengalahkan seorang Pro Player.

    2. Artificial intelligence sebagai generator

    AI juga dapat digunakan untuk bisa membuat suatu lingkungan atau objek dengan sendirinya. Contohnya world generator pada Minecraft, karena tidak mungkin developer membuat setiap dunia secara detail dengan jarak yang luas atau bahkan tanpa batas.

    Program dengan sendirinya akan membuat dunia dengan data yang ada seperti keberadaan gurun, gunung, lava, laut, hingga makhluk hidup di dalamnya. Versi lebih maju dari AI jenis ini ada pada game No Man’s Sky, yang merupakan permainan menjelajah galaksi yang tak terbatas dan setiap dunia yang ada pada galaksi tersebut memiliki landscape dan makhluk hidup yang berbeda-beda, dan yang menakjubkan adalah itu semua merupakan hasil dari AI.

    Contoh lain ada pada game Ni Shui Han, yaitu ketika player akan membuat suatu karakter 3D berbentuk manusia, player dapat mengunggah 1 atau 2 foto wajah lalu AI akan menggabungkan wajah tersebut lalu menaruhnya pada wajah karakter player dalam game.

    3. Artificial intelligence bagi developer

    Penggunaan AI juga bermanfaat dalam pembuatan game dengan menjadi player dari game yang sedang dibuat dan akan menguji mekanik game sehingga dapat menemukan kesalahan jika ada.

    Di masa sekarang, developer biasanya akan menaruh AI dalam gamenya untuk menganalisa seluruh player yang memainkan gamenya, dan mencari tahu apa yang disenangi dari player tersebut lalu mengembangkan gamenya dari data yang telah dikumpulkan AI.

    Program dengan sendirinya akan membuat dunia dengan data yang ada seperti keberadaan gurun, gunung, lava, laut, hingga makhluk hidup di dalamnya. Versi lebih maju dari AI jenis ini ada pada game No Man’s Sky, yang merupakan permainan menjelajah galaksi yang tak terbatas dan setiap dunia yang ada pada galaksi tersebut memiliki landscape dan makhluk hidup yang berbeda-beda, dan yang menakjubkan adalah itu semua merupakan hasil dari AI.

    Contoh lain ada pada game Ni Shui Han, yaitu ketika player akan membuat suatu karakter 3D berbentuk manusia, player dapat mengunggah 1 atau 2 foto wajah lalu AI akan menggabungkan wajah tersebut lalu menaruhnya pada wajah karakter player dalam game.

    3. Artificial intelligence bagi developer

    Penggunaan AI juga bermanfaat dalam pembuatan game dengan menjadi player dari game yang sedang dibuat dan akan menguji mekanik game sehingga dapat menemukan kesalahan jika ada.

    Di masa sekarang, developer biasanya akan menaruh AI dalam gamenya untuk menganalisa seluruh player yang memainkan gamenya, dan mencari tahu apa yang disenangi dari player tersebut lalu mengembangkan gamenya dari data yang telah dikumpulkan AI.

    Cara mainnya adalah dengan menggambar 6 buah objek sesuai dengan perintah dalam waktu 20 detik. Selanjutnya AI akan menilai gambar tersebut, apakah gambar tersebut sudah sesuai dengan apa yang dicontohkan.

    Jika Anda bisa melakukannya dengan benar, maka Anda bisa mendapatkan poin. Sementara itu jika tidak maka anda tidak akan mendapatkan poin. Sangat mudah bukan?

    2. The Infinite Drum

    Game yang satu ini dikembangkan oleh Manny Tan dan Keyle McDonald. Game ini sangat cocok bagi Anda yang gemar memainkan musik. The Infinite Drum adalah pilihan tepat bagi siapapun yang ingin menciptakan ketukan dan suara musik indah. Tempo juga dapat disesuaikan dengan keinginan penggunanya.

    3. Giorgio Cam

    Sama seperti Infinite Drum, Giorgio Cam juga merupakan game dengan tema musik lainnya. Game satu ini dikembangkan oleh Eric Rosenbaum dan Yotam Mann. Pengguna bisa menciptakan lagu bersama Giorgio Cam dengan cara mengambil gambar objek melalui kamera smartphone atau laptop, selanjutnya Giorgio akan menyebutkan objek apa yang dia lihat dan mendeskripsikannya dalam bentuk musik Rap. Kurang lebih seperti itu cara kerja dari game berbasis AI yang satu ini.

    Itulah beberapa contoh game berbasis AI yang dapat Anda mainkan. Masih banyak sebenarnya contoh-contoh yang lainnya. Para developer kini sudah mulai berlomba-lomba menciptakan permainan dengan dukungan teknologi kecerdasan buatan agar semakin menarik dan diminati oleh banyak orang.

    Sumber: https://infokomputer.grid.id/read/122760831/nih-contoh-penggunaan-artificial-intelligence-ai-pada-video-game

    No comments

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad