• Breaking News

    Buka S-2 Teknik Informatika, UPH Tawarkan 4 Spesialisasi Sesuai Industri 4.0

     

    Jakarta, Beritasatu.com - Rektor Universitas Pelita Harapan (UPH), Jonathan L Parapak, membuka program studi (prodi) baru Magister (S-2) Teknik Informatika dengan 4 spesialisasi yang telah disesuaikan dengan kebutuhan industri 4.0. Keempat spesialisasi itu adalah Informatika Medis, Artificial Intelligence (AI), Komputasi Awan dan Teknologi Blockchain, serta Data Science.

    “Program ini menjadi bukti nyata bahwa UPH berkomitmen untuk mencetak sumber daya manusia yang cakap menghadapi era industri 4.0 dengan mengembangkan teknologi informasi yang dapat diterapkan secara nyata di masyarakat,” kata Jonathan saat peluncuran secara virtual program tersebut, Sabtu (17/7/2021).

    Jonathan mengatakan, prodi Magister Teknik Informatika secara resmi akan memulai kelas pertama pada Agustus 2021 dengan metode pembelajaran blended learning atau kombinasi kelas tatap muka dan kelas daring. Prodi ini mencakup 36 satuan kredit semester (SKS) dan durasi belajar selama 1,5 tahun.

    Dekan Fakultas Ilmu Komputer UPH, Pujianto Yugopuspito mengatakan, prodi Magister Teknik Informatika akan fokus pada pembelajaran untuk tujuan akademik, ilmiah, dan profesional. Namun, prodi ini tetap mengutamakan pengembangan kemampuan individu dan terarah kepada teknologi informasi terkini. Pelaksanaan pembelajaran akan dilakukan dengan dua jalur yaitu mata kuliah reguler dan berbasiskan penelitian.

    “Kehadiran prodi ini diharapkan bisa mempercepat dan memperkuat nuansa center of excellence in informatics. Kita ingin Fakultas Ilmu Komputer menjadi pusat unggulan dalam teknologi informasi,” ujar Pujianto.

    Pujianto menjelaskan keempat spesialisasi dalam prodi magister tersebut akan dilaksanakan melalui 2 bentuk program pendidikan (track) yaitu kelas reguler (coursework) dan kelas penelitian (by research). Khusus untuk kelas penelitian, metode pembelajaran akan dilakukan dalam bentuk research coaching untuk menunjang kebutuhan mahasiswa untuk waktu konsultasi penelitian yang lebih fleksibel.

    “Program ini adalah jawaban kebutuhan dari riset, terutama pada masa era industri 4.0 ini, yang membutuhkan adanya teknologi yang canggih, misalnya, Artificial Intelligent (AI), Big Data, Blockchain, dan Information of Technology (IoT) yang tercakup dalam lingkup Teknik Informatika,” kata Pujianto.

    Sementara itu, Dosen Magister Teknik Informatika UPH, I Made Murwantara mengatakan, salah satu keunggulan program Magister Teknik Informatika UPH adalah track master by research. Artinya, mahasiswa tidak perlu hadir di UPH setiap hari untuk mengerjakan sebuah riset.

    “Bahkan mahasiswa yang tinggal di mana pun di seluruh Indonesia dapat bergabung dengan program ini karena kemudahan yang diberikan oleh kelas penelitian Magister Teknik Informatika. Mahasiswa diberikan kesempatan belajar tanpa perlu meninggalkan pekerjaan dan lokasi tempat tinggal mereka,” kata Made.

    Menurut Made, pola pembelajaran jarak jauh tersebut memberikan keleluasaan untuk menggunakan fasilitas yang mereka miliki di lokasi tempat tinggal atau pekerjaan mereka dan menggunakan fasilitas milik UPH by remote melalui pengawasan.

    “Track master by research juga memudahkan mahasiswa karena topik riset yang dipilih bisa disesuaikan dengan pekerjaan yang sedang mereka lakukan,” lanjut Made.

    Program Magister Teknik Informatika terbuka bagi semua calon mahasiswa dari Diploma IV (D-4) atau Strata I (S-1) dengan latar belakang bidang studi Science, Technology, Engineering & Mathematics (STEM) dan non-STEM. Tentunya hal ini adalah peluang yang baik untuk para praktisi industri teknik informatika yang ingin meningkatkan kualifikasi akademik mereka, baik untuk peningkatan karier maupun untuk dapat terus bersaing dalam pekerjaan mereka di era revolusi industri 4.0.

    Sumber: https://www.beritasatu.com/nasional/801955/buka-s2-teknik-informatika-uph-tawarkan-4-spesialisasi-sesuai-industri-40

    No comments

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad