• Breaking News

    Dua Siswi MI di Nogosari Boyolali Buat Robotik Pengukur Suhu Badan

    Azzliana dan Ro’izah memamerkan robot pengukur suhu badan ciptaannya. (Foto: Mulyawan)

    BOYOLALI, – Dua siswa usia 12 tahun yang duduk dibangku kelas 6 Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Desa Bendo, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah mampu ciptakan Robotik mesin pengukur suhu badan yang dilengkapi dengan ATM masker. Robot tersebut masuk dalam lomba Robotic tingkat Nasional 2021.

    Dua siswa MI yakni Azzliana Al Thafunnisa usia 12 tahun dan Ro’izah Tri Solikhah 12 tahun kelas 6 MI setara dengan Sekolah Dasar (SD). Dua siswa MI diwilayah pinggiran Kabupaten Boyolali ini,membuat robotics mendapatkan bimbingan dari guru kelas mereka. Robot pendeteksi suhu badan tersebut diberinama Coviwan.

    “Komponenya yang merangkai saya sama teman. Kalau bahannya ada selang, kipas, teriplek, kayu, penggerak kipas dan Komponen lainnya,” katanya.

    Azzliana Al Thafunnisa mengaku, membuat robotics dikerjakan secara berkelompok. Satu Kelompok dua orang dikerjakan selama satu minggu dengan biaya sebesar Rp 1 juta.

    “Saya kerjakan berdua selama tiga hari. Kalau soal biaya membuat robotics ini menghabiskan biaya Rp 1 juta,” katanya kepada wartawan saat ditemui di MI Bendo, Selasa (14/9/2021).

    Robotics yang diikutkan dalam lomba tingkat nasional ini, kata dia, nantinya dapat membantu siswa atau masyarakat lainnya dalam mendeteksi suhu badan saat masuk ruangan sekolah.

    “Nantinya dapat mendeteksi siswa yang masuk kesekolah,” ujar Azzliana.

    Dikatakannya, robot buatnya tersebut masuk dalam lomba tingkat nasional kejuaraan Kemenag. Ia berharap,dalam lomba nanti dapat hasil yang terbaik dan dapat membanggakan sekolah.

    “Ya, semoga berhasil dalam lomba tingkat nasional nanti,menang dan dapat membanggakan sekolah,” ujar Azzliana Al Thafunnisa yang bercita-cita ingin menjadi seorang dokter ini.

    Sementara, Kepala Sekolah MI Bendo Nogosari, Suyadi mengatakan, bahwa dua siswa ini adalah siswa berprestasi di sekolah. Mereka diikutkan lomba robotics Kementerian Agama (Kemenag) tingkat nasional.

    “Ini ikut kejuaraan sudah yang ketiga kalinya tingkat nasional. Jadi ini sudah masuk final seluruh Indonesia dan seluruh Indonesia diambil 30 tim,” katanya.

    Menambahkan, Purwanto selaku komite sekolah mengaku, bangga melihat anak-anak yang berprestasi. Dan anak-anak ini harus dipupuk sehingga bakat mereka dapat tersalurkan.

    “Sebagai komite sekolah ikut bangga MI Bendo ini ada siswa yang berprestasi. Dan ini semoga dapat mengangkat nama sekolahnya,” pungkasanya.(M-2)

    Sumber : https://www.krjogja.com/berita-lokal/jateng/klaten/dua-siswi-mi-di-nogosari-boyolali-buat-robotik-pengukur-suhu-badan/

    No comments

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad