• Breaking News

    Ilmuwan Universitas Ini Ingin Hilangkan Disabilitas dengan Gabungkan Robot dan Manusia

    Ilustrasi robot yang digunakan untuk penyandang disabilitas. (Photo/Ilustrasi/Unsplash)
    Era manusia-robot mungkin akan semakin tampak di masa depan setelah sebuah pusat penelitian baru di MIT (Institut Teknologi Massachusetts) sedang mengeksplorasi bagaimana tubuh manusia dapat menyatu dengan teknologi seperti robot eksoskeleton.

    Dengan ini, para ilmuwan berharap dapat memulihkan kemampuan di antara para penyandang cacat, baik fisik maupun neurologis. Disebut K. Lisa Yang Center for Bionics, pusat tersebut didirikan atas sumbangan 24 juta dolar (Rp342 miliar) dari Lisa Yang, seorang filantropis.

    Dilansir dari India Times, Sabtu (25/9/2021), pusat teknologi itu akan berusaha memberi orang kesempatan kedua dalam hidup, dengan tujuan ambisius untuk memulihkan fungsi saraf dan membangun kembali anggota tubuh yang hilang.

    (Photo/Ilustrasi/Unsplash)
    Pusat penelitian akan dipelopori oleh profesor MIT Hugh Herr, yang telah muncul sebagai pemimpin dalam prosthetics robot. Dalam pengumumannya, Herr mengklaim bahwa ini menandai lompatan besar menuju penghapusan cacat fisik sama sekali.

    Penelitian itu memiliki beberapa tujuan yang berat untuk dicapai. Sebagai permulaan, MIT ingin mengembangkan "sistem saraf digital", yang pada dasarnya akan melewati kecacatan yang disebabkan oleh cedera tulang belakang.

    (Photo/Ilustrasi/Unsplash)
    Sebagai bagian dari percobaan ini, para ilmuwan akan merangsang otot-otot yang telah terputus dari sistem saraf pusat. Selain itu, pusat tersebut bermaksud untuk meningkatkan teknologi exoskeleton dalam upaya membantu orang-orang yang memiliki otot yang lemah. Ini bisa membantu mereka bergerak secara alami.

    Sumber : https://www.indozone.id/tech/75sEoyZ/ilmuwan-universitas-ini-ingin-hilangkan-disabilitas-dengan-gabungkan-robot-dan-manusia/read-all


    No comments

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad