• Breaking News

    Kembangkan Inovasi Pembelajaran Melalui Coding Robotik

    ASAH BAKAT: Siswa SD Plus Muhammadiyah Brawijaya mengikuti coding robotik bersama coach melalui media zoom. Foto kanan: hasil pembuatan game sederhana dengan karakter menggunakan aplikasi Scratch. (RIZAL AMRULLOH/radarmojokerto.id)

    Teknologi memiliki peran penting dalam kehidupan manusia, termasuk dalam dunia pendidikan. Sebagai sekolah kreatif berbasis teknologi, SD Plus Muhammadiyah Brawijaya Kota Mojokerto mengembangkan inovasi pembelajaran berbasis teknologi melalui coding robotik. Siswa mampu menciptakan karya game sederhana dan memasukkan unsur-unsur nilai karakter serta materi pembelajaran di dalamnya.

    Kepala SD Plus Muhammadiyah Brawijaya Nuril Jannah, S.Pd., mengatakan, pesatnya perkembangan di era digital saat ini menuntut masyarakat untuk menguasai keterampilan di bidang teknologi. Terlebih, teknologi mengalami banyak kemajuan di masa pandemi Covid-19 ini.

    Nuril menyebutkan, antara lain yang mulai berkembang di masa pandemi adalah teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dan robotika. Sebab, keduanya dinilai mampu menjadi alternatif dan solusi dalam memenuhi kebutuhan di tengah berbagai aturan pembatasan. ’’Maka, dunia pendidikan juga dituntut untuk melakukan percepatan dan inovasi dalam pembelajaran. Khususnya di bidang IPTEK,’’ ujarnya.

    Seperti yang telah dilakukan SD Plus Muhammadiyah Brawijaya. Lembaga yang terletak di Jalan Brawijaya Nomor 268 Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan, ini berinovasi dengan menerapkan pembelajaran dan pengembangan minat bakat siswa melalui program Fun Life School (FLS).

    Lewat program tersebut, papar Nuril, sekolah bisa menggali potensi sekaligus mengembangkan kreativitas siswa di masa pandemi dengan berbagai kegiatan menarik. Salah satunya melalui kegiatan ekstrakurikuler coding robotik.

    Nuril menjelaskan, coding robotik merupakan program pengembangan dalam bidang teknologi melalui pembuatan game sederhana dengan memasukkan nilai-nilai karakter dan pembelajaran ke dalam program permainan. Dengan menggunakan aplikasi Scratch, siswa dapat berinovasi menciptakan karakter game sesuai kreativitasnya. ’’Selain membuat sebuah karakter game, siswa juga diberikan arahan untuk membuat karakter game tersebut agar bisa bergerak sesuai dengan keinginan dan kreativitas siswa,’’ ulasnya.

    Menurutnya, pembelajaran coding bagi siswa dilakukan berbasis project seperti pembuatan animasi game sederhana. Dan, di tahapan berikutnya dapat diaplikasikan ke dalam bentuk robotik. Disebutkan Nuril, pembelajaran coding dilakukan dengan menyenangkan dan melalui beberapa tantangan untuk memberi kemampuan problem solving bagi siswa. ’’Melalui pembelajaran coding, maka kemampuan critical thinking dan creative thinking yang dibutuhkan sebagai keterampilan di abad ke-21 ini juga akan terasah,’’ paparnya.

    Untuk menguasai pengetahuan keterampilan tentang dasar dan logika pemrograman, siswa juga melaksanakan pembelajaran berbasis proyek. Peserta didik pun akan mempelajari dan mempraktikkan materi-materi terkait pembuatan animasi sederhana di komputer. Sedangkan dalam pemrograman, mereka didampingi guru atau coach yang ahli di bidangnya.

    Nuril menambahkan, di samping memberi keterampilan dasar coding, tujuan dari program kegiatan coding robotik di SD Plus Brawijaya juga untuk membangun critical thinking siswa, meningkatkan kreativitas, serta ketertarikan siswa pada pemrograman. Dan, yang tak kalah pentingnya adalah untuk menyampaikan pesan dan karakter melalui game robotik. ’’Dengan adanya program ini, juga diharapkan dapat memotivasi siswa untuk selalu bersemangat dalam belajar dan mengembangkan kreativitasnya,’’harapnya.

    Cetak Generasi Berprestasi

    SEMENTARA itu, kegiatan coding robotik di SD Plus Muhammadiyah Brawijaya Kota Mojokerto juga terbukti berhasil dalam mencetak generasi berprestasi. Berbagai kejuaraan membanggakan di bidang robotik mampu ditorehkan melalui hasil karya peserta didik.

    Bahkan, prestasi perdana yang diukir adalah raihan medali emas dari kompetisi yang diselenggarakan International Islamic School Robotic Olympiade (IISRO) bekerja sama dengan Sekolah Robot Indonesia (SRI). Dari ajang yang digelar di Kota Bandung itu, SD Plus Muhammadiyah didapuk menjadi juara 1 mengungguli peserta dari berbagai negara lain. ’’Peserta diikuti beberapa sekolah dari Malaysia, Singapura, Turki dan beberapa negara lainnya,’’ sambung Kepala SD Plus Muhammadiyah Brawijaya Nuril Jannah.

    Tak berhenti di situ, beberapa kejuaraan lainnya dalam bidang robot yang dihelat di berbagai negara juga pernah diraih SD Plus Muhammadiyah Brawijaya. Seperti kompetisi yang digelar di Negeri Jiran Malaysia, Singapura, hingga Jepang. Nuril mengatakan, deretan prestasi di bidang robot tersebut menjadi bukti dan upaya sekolah untuk membantu mewujudkan cita-cita siswa.

    Selain coding robotik, pengembangan minat bakat siswa di SD Plus Muhammadiyah Brawijawa juga dilakukan melalui berbagai program Fun Life School lainnya. Di antaranya kegiatan wartawan cilik (wacil), tilawah, Tapak Suci, English club dan Arabic club.

    Selain itu, juga terdapat kegiatan pembinaan seperti pembinaan sains, tahfiz, dan pembiasaan Islami lainnya. Meliputi pembiasaan salat lima waktu, salat Duha, speech program atau pidato, leadership atau kepemimpinan, dan lainnya. ’’Dengan beragam program pengembangan, kami ingin membekali siswa dengan berbagai kompetensi secara seimbang antara pengetahuan di bidang umum maupun keagamaan,’’ ulasnya.

    Karena itu, SD Plus Muhammadiyah Brawijaya juga memiliki segudang prestasi di bidang akademik maupun nonakademik lainnya (selengkapnya lihat grafis). Capaian prestasi tersebut selaras dengan visi misi sekolah, yaitu Mewujudkan Pribadi Muslim yang Unggul dalam Akhlak, Prestasi dan Kreativitas. ’’Semoga capaian ini bisa menjadi motivasi bagi SD Plus Muhammadiyah Brawijaya untuk tetap semangat berkarya dan berprestasi sehingga dapat turut memajukan pendidikan di Kota Mojokerto,’’ tandasnya.

    Sumber : https://radarmojokerto.jawapos.com/read/2021/09/22/291093/kembangkan-inovasi-pembelajaran-melalui-coding-robotik

    No comments

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad