• Breaking News

    Pentingnya Menulis Digital di Era Industri 4.0

     


    Perkembangan industri dunia telah berlangsung sejak lama. Dimulai pada tahun 1800, di mana saat itu ditandai dengan penemuan mesin uap yang menggantikan tenaga manusia, disebut revolusi industri 1.0. Revolusi industri 2.0 dimulai tahun 1900, yang ditandai dengan kemunculan tenaga listrik yang banyak digunakan pada peralatan pabrik. Revolusi industri 3.0 dimulai tahun 1970. Dapat dikatakan masa ini perkembangan teknologi sudah terlihat lebih maju, ditandai dengan penemuan mesin-mesin pintar berteknologi khusus, Programmable Logic Control (PLC), sebuah rangkaian elektronik yang dapat mengontrol mesin sehingga lebih mudah digunakan.

    Saat ini, Indonesia telah memasuki era revolusi industri 4.0 yang dimulai tahun 2000. Dimulainya revolusi Industri 4.0 ditandai dengan berkembangnya dunia digital. Teknologi informasi dan komunikasi saling terhubung dengan internet. Seluruh entitas di dalamnya dapat berkomunikasi secara real time guna mencapai model nilai baru berbasis digital. Revolusi industri 4.0 turut berperan dalam perkembangan dunia pendidikan yang mulai berkonvensi ke dunia digital.

    Pada abad ke 21 ini, penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dengan jaringan internet perlu dipahami oleh generasi manusia masa kini, termasuk guru dan siswa. Seperti penggunaan website dalam mencari sumber informasi. Sehingga kegiatan menulis menjadi bagian yang penting dalam mendukung literasi media baru.

    Menulis merupakan keterampilan yang berperan sebagai alat penting untuk pembelajaran dan partisipasi seseorang di lingkungan sosialnya (DeVoss, Aadahl, & Hicks, 2010, h.1). Industri 4.0 mengajak generasi masa kini untuk beralih pada penulisan digital. Masyarakat saat ini juga mulai menulis pesan pada blog pribadi, mengirim pesan, dan melakukan banyak pekerjaan melalui komputer, smartphone, laptop, dan lainnya.

    Adanya jaringan internet, menjadikan penulisan digital lebih mudah untuk diterbitkan, dibagikan, serta didistribusikan dengan cepat dan mudah diakses secara global menggunakan berbagai media. Teknologi terbaru memudahkan penulis dalam pengolahan kata untuk membuat teks yang lebih baik, dengan tambahan elemen gambar dan grafis. Melalui penulisan digital, seseorang dapat mengembangkan keterampilan menulis dan kebiasaan berpikir melalui media digital.

    Apa sih menulis digital itu?

    Menulis digital menurut Catherine Byron didefinisikan sebagai tulisan kreatif yang memanfaatkan perangkat lunak atau alat digital sebagai bagian menyeluruh dari konsep dan penyampaiannya. JodiAnn Stevenson juga mendefinisikan menulis digital sebagai setiap tulisan yang memerlukan komputer untuk mengaksesnya (DeVoss, Aadahl, & Hicks, 2010, h.6). Singkatnya menulis digital yaitu komposisi yang dibuat, dibaca, dan diakses melalui komputer atau perangkat lain yang terhubung dengan internet.

    Tujuan dari penulisan digital yaitu:

    1. Penulisan digital adalah kegiatan yang kompleks. Tidak hanya keterampilan, tapi sebagai sarana berjejaring serta berekspresi melalui ide-ide.

    2. Melalui penulisan digital dapat mengamati tren atau masalah yang ada.

    3. Penulisan digital memberikan masukan dan model praktis bagi pendidik dan pembuat kebijakan, serta mengembangkan keterampilan mengajar pada staf.



    Daftar Pustaka

    DeVoss, D. N., Eidman-Aadahl, E, & Hicks, T. (2010). Because digital writing matters: Improving student writing in online and multimedia environment. San Francisco, CA: Jossey-Bass, A Wiley Imprint.

    Ibda, H., & Rahmadi, E. (2018). Penguatan literasi baru pada guru madrasah ibtidaiyah dalam menjawab tantangan era revolusi industri 4.0. JRTIE: Journal of Research and Thought of Islamic Education, 1(1), 1-21.

    Sumber : https://www.kompasiana.com/caeciliaparamitha/613627db31a28738674d41d2/pentingnya-menulis-digital-di-era-industri-4-0?page=2&page_images=1

    No comments

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad