• Breaking News

    Tingkatkan Produktivitas, Petani Jamur Tiram di Semarang Manfaatkan Sistem Robotik

    Petani jamur tiram di Semarang yang memanfaatkan sistem robotik untuk meningkatkan produktivitas. Foto: iNews/Taufik Budi.
    SEMARANG, - Petani jamur tiram di Semarang memanfaatkan sistem robotik untuk meningkatkan produktivitas. Meskipun berada di daerah dataran rendah dengan suhu relatif panas, produktivitas dan kualitas tak kalah dari budi daya jamur di dataran tinggi.

    Jamur tiram yang tengah dipanen memiliki kelopak besar dan berwarna putih bersih. Meski budi daya di Kelurahan Pongangan, Gunungpati, Semarang dengan suhu relatif panas, namun kualitas jamur yang dihasilkan sangat memuaskan.

    Untuk menghasilkan kualitas yang bagus, petani jamur tiram ini merancang sistem robotik untuk mengendalikan lingkungan.

    “Robot dilengkapi beberapa sensor yang mendeteksi suhu dan kelembapan di area budi daya jamur,” kata Muji Syukur, petani jamur tiram, Selasa (28/9/2021).

    Jika suhu lingkungan terlalu tinggi atau di atas 30 derajat celsius, maka mikrokontroler akan menggerakkan pompa untuk menyemprotkan air. Sejumlah nozle berukuran 0,3 mikron akan menyemprotkan air hingga membentuk kabut halus dan mencapai suhu yang diinginkan.

    Sistem robotik dirancang bersama akademisi Universitas Stikubank Semarang dan telah diterapkan setahun terakhir. Hasil produksi sebelum menggunakan sistem robot, hanya sekitar 250 kilogram. Tapi kini melonjak menjadi 35 kilogram untuk 1.000 baglog jamur.

    “Dengan melonjaknya produktivitas dan kualitas, petani jamur akan menambah jumlah budi daya yang semula hanya 1.000 baglog menjadi 5.000 baglog. Jamur tiram banyak diminati masyarakat karena kaya protein dan rendah kolesterol,” ujar Edi Nur Raharjo, akademisi Unisbank.

    Sumber : https://jateng.inews.id/berita/tingkatkan-produktivitas-petani-jamur-tiram-di-semarang-manfaatkan-sistem-robotik

     

    No comments

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad