• Breaking News

    Mesir Luncurkan Robot Perawat Berbahasa Arab Pertama

    Siswa dan staf pengajar menunjukkan kemampuan panggilan video dari perawat robot buatan mereka "Shams" di laboratorium Universitas Ain Shams di Kairo, Mesir, pada 11 Agustus 2021. (Foto: Xinhua)
    Kairo, - Universitas Ain Shams di Kairo, Mesir telah mengumumkan pengujian robot perawat berbahasa Arab pertamanya. Seperti dilaporkan Arabnews, Kamis (12/3/2021), robot ini akan membantu penanganan pandemi Covid-19.

    Robot perawat itu diberi nama "Shams," yang berarti Matahari dalam bahasa Arab. Shams adalah nama wanita Arab yang umum dan bagian dari nama lengkap universitas.

    Presiden Universitas Mahmoud Al-Matini mengatakan ide untuk robot tersebut berasal dari kondisi yang diberlakukan oleh pandemi penyakit coronavirus (Covid-19) dan kebutuhan untuk mengikuti langkah-langkah pencegahan.

    Mahasiswa dari fakultas komputer dan informasi tertarik untuk mengimplementasikan proyek yang akan bermanfaat bagi sektor kesehatan selama perang Covid-19.

    Al-Matini mengatakan universitas telah mendukung proyek untuk mengoptimalkan kemampuan dan penggunaannya.

    Fakultas komputer dan informasi bekerja sama dengan fakultas kedokteran dan keperawatan untuk memastikannya menjadi proyek yang terintegrasi.

    Nagwa Badr, dekan fakultas komputer dan informasi, bisa mengenali wajah pasien atau dokter. Robot ini juga dapat menangani kebutuhan pasien dan memasukkan data status kesehatan.

    Shams dapat mengambil sampel yang diperlukan untuk dianalisis dan mengantarkannya ke laboratorium. Shams juga bisa membawa obat dari apotek ke pasien, dan juga dapat melakukan komunikasi antara pasien dengan dokter yang merawat melalui video call. Selain itu, robot ini juga melakukan operasi sterilisasi.

    Badr menyatakan Rumah Sakit Khusus Ain Shams dipilih untuk melakukan eksperimen pada robot tersebut. RS ini akan mengembangkan Shams untuk melakukan tugas yang lebih besar menggunakan teknik kecerdasan buatan.

    Mohamed Marai, asisten profesor di fakultas komputer dan informasi, dan salah satu anggota tim peneliti yang bekerja di Shams, mengatakan ada rencana untuk mulai membuat 20 perawat robot lagi untuk rumah sakit.

    Kepada media lokal, seorang asisten profesor di fakultas mengatakan bahwa rencana sedang dilakukan untuk bekerja sama dengan Organisasi Arab untuk Industrialisasi untuk menghasilkan sejumlah besar robot ini.

    Sumber : https://www.beritasatu.com/digital/813721/mesir-luncurkan-robot-perawat-berbahasa-arab-pertama
     

    No comments

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad